PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) memutuskan untuk membagikan dividen total senilai Rp210,6 miliar atau sebesar Rp31 per saham kepada para pemegang saham dalam paparan publik virtual pada Jumat (29/5/2026). Alokasi pembayaran ini setara dengan 60 persen dari perolehan laba bersih perseroan sepanjang tahun buku 2025.
Jumlah dividen yang dikucurkan tersebut dilansir dari Investortrust telah memperhitungkan aksi pembelian kembali atau buyback saham sebanyak 57.720.000 lembar. Manajemen emiten ini menjelaskan bahwa rasio pembayaran dividen sebesar 60 persen dari laba bersih sudah konsisten dipertahankan sejak tahun 2024.
Nilai dividen per saham tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp24 per saham. Kenaikan nilai dividen tersebut ditopang oleh pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk JTPE sebesar 47,7 persen secara tahunan, seiring pendapatan yang naik 31,5 persen menjadi Rp2,8 triliun.
"Keputusan membagikan dividen dengan rasio pembayaran tinggi merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada para pemegang saham. Tentunya ini juga sejalan dengan keberhasilan perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih 48% sepanjang 2025," ujar Direktur Utama JTPE Allan Wibisono Oei.
Manajemen JTPE memproyeksikan tren pertumbuhan positif masih akan berlanjut sepanjang tahun ini meski kinerja pada kuartal pertama sempat melandai akibat pergeseran jadwal pengadaan produk keamanan serta kenaikan harga material. Kontribusi dari tender pemerintah pada segmen produk sekuriti diperkirakan baru melonjak signifikan pada paruh kedua tahun ini.
"Kami tekankan, pertumbuhan tahun ini lebih didorong oleh volume penjualan, bukan oleh harga jual rata-rata produk," ujar Allan Wibisono Oei.
Guna menjaga stabilitas performa, manajemen menerapkan strategi penguatan margin produk, ekspansi portofolio bernilai tinggi, peningkatan kapasitas operasional pabrik, hingga ekspansi anorganik. Salah satu langkah konkretnya adalah pembentukan perusahaan patungan PT Nusatek Global Solutions bersama mitra strategis asal Hong Kong untuk memperkuat pengembangan teknologi RFID.
"Melalui langkah strategis tersebut, kami optimistis dapat mempertahankan kinerja untuk tahun buku 2026 serta mencapai pertumbuhan jangka panjang," ujar Direktur Jasuindo Tiga Perkasa Lukito Budiman.