Persaingan di segmen SUV premium bertenaga listrik semakin memanas dengan kehadiran Jetour G700. Pabrikan asal China ini meluncurkan model terbarunya yang menggabungkan performa mesin tangguh dengan kenyamanan tingkat tinggi.
Dilansir dari Otomotif, Jetour G700 dirancang sebagai paket lengkap untuk menghadapi medan off-road serius sekaligus memberikan kemewahan bagi penggunanya. Mobil ini diprediksi akan menjadi pesaing kuat bagi Denza B5 di kategori SUV PHEV premium.
Secara visual, Jetour G700 menonjolkan kesan kokoh melalui desain bodi kotak atau boxy yang menjadi ciri khas kendaraan penjelajah. Tampilan ini terinspirasi dari kemegahan Pegunungan Himalaya hasil sentuhan mantan desainer utama Land Rover.
Dimensi kendaraan ini cukup masif dengan panjang mencapai 5.198 mm, lebar 2.050 mm, dan tinggi 1.956 mm. Dukungan jarak sumbu roda atau wheelbase sepanjang 2.870 mm semakin mempertegas posisinya yang dominan saat berada di jalan raya.
Ketangguhan Off-Road dan Struktur Ladder Frame
Kemampuan melintasi medan sulit menjadi nilai jual utama G700 yang dibangun di atas struktur ladder frame bermaterial baja berkekuatan tinggi. Jarak terendah ke tanah atau ground clearance mobil ini diklaim mampu melewati angka 230 mm.
Sektor kaki-kaki didukung oleh suspensi yang dapat ditingkatkan sehingga sudut approach bisa mencapai lebih dari 40 derajat. Fitur ini memungkinkan mobil melewati rintangan curam dengan lebih mudah tanpa merusak bagian bawah bodi.
Teknologi penggerak pintar pada SUV ini mampu memantau kondisi traksi roda hingga 100 kali setiap detik. Kehadiran tiga differential lock memastikan kendaraan tetap mendapatkan traksi optimal meski terjebak di lumpur, pasir, atau tanjakan ekstrem.
Performa Mesin Hybrid yang Buas
Jetour menyematkan sistem plug-in hybrid (PHEV) yang memadukan mesin 2.0 turbo dengan motor listrik berperforma tinggi. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga maksimal mencapai 665 kW atau setara 891 Tk dengan torsi puncak 1.135 Nm.
Output tenaga yang besar tersebut memungkinkan Jetour G700 berakselerasi dari posisi diam hingga 100 Kpj hanya dalam waktu 4,6 detik. Catatan waktu ini tergolong sangat impresif untuk sebuah SUV dengan bobot dan dimensi yang besar.
Efisiensi dan Kapasitas Baterai
Meskipun memiliki tenaga besar, efisiensi bahan bakar tetap menjadi perhatian utama melalui penggunaan mesin dengan efisiensi termal 45,5 persen. Saat kondisi baterai rendah, konsumsi bahan bakarnya tercatat sekitar 11,3 km per liter.
Sektor daya didukung oleh baterai berkapasitas 34,13 kWh dari CATL yang sudah memiliki standar proteksi air dan debu IP68. Baterai ini dirancang khusus agar tetap aman saat digunakan untuk aktivitas off-road yang menantang.
Dalam kondisi baterai penuh dan tangki bensin terisi, total jarak tempuh kombinasi mobil ini diklaim dapat mencapai 1.400 Km. Sementara itu, untuk penggunaan mode listrik murni (EV), Jetour G700 sanggup menempuh jarak hingga 150 Km.
Kemewahan Interior dan Teknologi Canggih
Memasuki area kabin, Jetour G700 menawarkan konfigurasi 6 kursi dengan ruang yang sangat lapang. Kursi pada baris kedua dirancang sangat nyaman karena dapat direbahkan hingga 145 derajat dan dilengkapi fitur pijat 8 titik.
Material interior didominasi oleh bahan lembut berkualitas tinggi untuk menambah kesan eksklusif. Kenyamanan penumpang juga ditunjang oleh sistem AC tiga zona serta fitur sterilisasi udara untuk menjaga kualitas kebersihan di dalam kabin.
Sisi hiburan dipercayakan pada sistem audio Lexicon berkekuatan 900 watt dengan 18 speaker yang dikembangkan bersama Rolls-Royce. Untuk urusan teknologi, tersedia layar utama berukuran 15,6 inci yang ditenagai oleh chip Qualcomm Snapdragon 8255.
Jetour G700 juga dilengkapi dengan fitur ADAS Level 2 seperti adaptive cruise control dan pengereman darurat otomatis. Selain itu, terdapat fitur V2L yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik eksternal hingga 6,6 kW serta kemampuan menarik beban atau towing hingga 2,5 ton.