Merek otomotif asal China, Jetour, menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan di pasar kendaraan global. Sejak mulai beroperasi pada 2018, jenama ini berhasil membukukan angka penjualan yang mencapai jutaan unit.
Dilansir dari Otomotif, Ke Chuandeng selaku President of Jetour International menyatakan bahwa akselerasi bisnis ini menjadikan Jetour sebagai salah satu produsen otomotif dengan perkembangan tercepat di dunia.
Ke Chuandeng mengklaim bahwa Jetour merupakan satu-satunya merek yang mampu menembus dua pencapaian besar dalam aspek penjualan hanya dalam kurun waktu tujuh tahun sejak didirikan.
Hingga saat ini, Jetour tercatat memiliki basis penggemar yang luas dan jaringan distribusi yang tersebar di berbagai wilayah mancanegara.
"Hari ini kami memiliki lebih dari 50 juta penggemar di seluruh dunia, lebih dari 2,2 juta pemilik mobil, dan tiga klub pengguna keluarga di seluruh dunia. Kami senang mengundang beberapa pemilik klub untuk bergabung hari ini," ujar Ke Chuandeng di Beijing (24/4/2026).
Selain performa penjualan, perluasan jaringan pemasaran Jetour juga berlangsung secara masif. Dalam waktu kurang dari satu dekade, Jetour telah mengoperasikan lebih dari 2.000 titik penjualan di lebih dari 100 negara dan wilayah.
Dominasi di Pasar Internasional
Kekuatan penetrasi pasar Jetour semakin terlihat di sejumlah negara berkembang dan kawasan strategis. Di Angola, Mesir, dan Myanmar, Jetour berhasil meraih posisi puncak di antara semua merek otomotif yang ada.
Kinerja impresif juga ditunjukkan di kawasan Timur Tengah, meliputi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, serta Qatar. Jetour diklaim menjadi pemimpin pasar di antara merek-merek kendaraan asal Negeri Tirai Bambu lainnya.
"Di Timur Tengah, jika Anda pergi ke Dubai, Qatar, atau Bahrain, Anda akan menemukan Jetour ada di mana-mana, di setiap supermarket, jalan, dan taman. Kami sangat bangga dengan perkembangan Jetour di seluruh dunia," ucap Ke Chuandeng.