Polisi Arab Saudi Temukan Jemaah Haji JKG 27 Meninggal Dunia

Polisi Arab Saudi Temukan Jemaah Haji JKG 27 Meninggal Dunia
Foto: Ilustrasi Polisi Arab Saudi Temukan Jemaah Haji JKG 27 Meninggal Dunia.

Aparat keamanan Arab Saudi menemukan seorang jemaah haji lanjut usia asal Indonesia, Muhammad Firdaus Akhlan, dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (22/5) dini hari waktu setempat. Jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang JKG 27 tersebut sebelumnya sempat dilaporkan hilang sejak Jumat (15/5), dilansir dari Media Indonesia.

Penemuan jenazah pria berusia 72 tahun ini terjadi setelah pihak kepolisian melakukan patroli di kawasan perbukitan yang terletak di sekitar pemondokan jemaah. Lokasi penemuan berada di kawasan Jabal Kuday dengan jarak sekitar 2,5 kilometer dari hotel tempat menginap almarhum di Mekah.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Muftiono, menjelaskan bahwa penemuan ini melibatkan otoritas keamanan setempat setelah adanya proses pencarian yang masif dari tim gabungan.

"Pihak kepolisian Arab Saudi menemukan mendiang Firdaus sekitar pukul 02.00 waktu setempat," ujar Muftiono kepada tim Media Center Haji (MCH) di Mekah, Jumat (22/5).

Sebelum ditemukan meninggal dunia, tim gabungan yang terdiri dari PPIH Arab Saudi, petugas kloter, serta otoritas keamanan Arab Saudi telah menyisir sejumlah titik krusial. Area pencarian meliputi wilayah sekitar hotel tempat menginap hingga jalur yang biasa digunakan menuju tempat ibadah.

Atas terjadinya musibah ini, Pemerintah Indonesia langsung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada pihak keluarga almarhum.

"Pemerintah melalui PPIH Arab Saudi memastikan akan menyiapkan badal haji bagi almarhum. Badal haji tersebut akan dilaksanakan oleh petugas haji Indonesia," tegas perwakilan PPIH.

Langkah pengurusan badal haji ini diambil sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendampingi, melayani, dan melindungi seluruh jemaah Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Terkait peristiwa ini, PPIH Arab Saudi turut mengeluarkan imbauan resmi bagi jemaah lainnya.

Seluruh jemaah dan pendamping diminta untuk saling menjaga satu sama lain, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan risiko tinggi agar tidak bepergian sendirian.

ÔÇ£Jika jemaah tersebut tidak mengetahui arah tujuan atau membutuhkan bantuan, antarkan ke petugas terdekat, pos layanan, atau laporkan kepada petugas sektor dan petugas kloter," kata Koordinator Bidang Media Center Haji PPIH Arab Saudi, Hasan Afandi, saat jumpa pers di Mekah, Jumat (22/5).

Artikel terkait

Rekomendasi