Jemaah haji sekarang mempunyai pilihan untuk menggunakan ID pengunjung digital sebagai dokumen resmi saat bepergian di wilayah Arab Saudi. Inovasi ini bertujuan memberikan kelancaran bagi para jemaah selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi menghadirkan layanan ini guna meningkatkan kemudahan mobilitas melalui dokumen berbasis digital. Seperti dikutip dari Cahaya, identitas digital tersebut menjadi solusi praktis agar jemaah tidak perlu selalu membawa paspor fisik saat berpindah lokasi.
Kebijakan baru ini dirancang untuk menciptakan pergerakan jemaah yang lebih aman dan efisien. Selain faktor kepraktisan, penggunaan dokumen digital juga meminimalkan risiko kerusakan atau kehilangan dokumen perjalanan utama selama menetap di Kerajaan Arab Saudi.
Pihak berwenang menyatakan bahwa jemaah haji dapat memperoleh identitas tersebut melalui platform Absher. Platform milik Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi ini menjadi pintu utama bagi jemaah untuk melakukan registrasi secara mandiri.
Setelah proses pendaftaran selesai, jemaah akan mendapatkan ID pengunjung digital yang diakui sepenuhnya oleh otoritas keamanan setempat. Dokumen elektronik ini memiliki fungsi legalitas yang setara dengan dokumen fisik untuk mendukung berbagai aktivitas selama masa tinggal.
Pengganti Paspor Fisik Saat Bepergian
Kehadiran sistem identitas digital ini memungkinkan para jemaah untuk bergerak dengan rasa aman yang lebih tinggi. Direktorat Jenderal Paspor menekankan bahwa inovasi ini sangat krusial dalam melindungi paspor fisik jemaah dari potensi risiko di lapangan.
Mengingat paspor merupakan dokumen vital, jemaah disarankan untuk menyimpannya di tempat yang aman. Sebagai gantinya, ID pengunjung digital pada perangkat ponsel dapat ditunjukkan kepada petugas saat diperlukan dalam perjalanan domestik di Arab Saudi.
Upaya Penguatan Layanan Jemaah Haji
Peluncuran layanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Arab Saudi dalam memperkuat fasilitas bagi jemaah dari seluruh dunia. Sistem ini mempercepat proses identifikasi dan mendukung manajemen pergerakan massa yang lebih teratur.
Meski memberikan kemudahan, setiap jemaah diingatkan untuk tetap waspada terhadap akses perangkat mereka. Sangat penting bagi jemaah untuk memastikan bahwa ID digital telah terdaftar dengan benar dan dapat diakses setiap saat sebelum memulai perjalanan di wilayah kerajaan.