Peningkatan volume kendaraan memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol wilayah Jabodetabek pada Jumat (24/4/2026) pagi. Kondisi arus lalu lintas yang tersendat terutama terpantau di ruas Tol Dalam Kota dan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) berdasarkan laporan otoritas jalan tol.
Dilansir dari Megapolitan, titik kemacetan di Tol Dalam Kota terkonsentrasi dari Cawang KM 00 hingga KM 02 arah Tebet. Guna mengatasi penumpukan kendaraan tersebut, pengelola jalan tol memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow di sisi kanan jalan.
Sistem lawan arus ini diterapkan mulai dari setelah Gerbang Tol (GT) Halim 3 KM 01+300 sampai dengan Senayan KM 08+100. Pihak Jasa Marga melalui akun resmi X @PTJasaMarga memberikan konformasi mengenai situasi tersebut pada pukul 07.30 WIB.
"07.30 WIB #Tol_DalamKota Cawang KM 00 - KM 02 arah Tebet PADAT, kepadatan volume lalin," tulis akun @PTJasaMarga.
Petugas mengimbau agar para pengendara yang melintas di lajur antrean tetap tertib. Selain itu, pengemudi dari arah Senayan menuju GT Halim 3 diminta waspada terhadap keberadaan lajur contraflow yang berada di sisi kanan jalur mereka.
"Setelah GT Halim 3 KM 01+300 - Senayan KM 08+100 DIBERLAKUKAN LAJUR CONTRAFLOW/kanan, harap tertib di antrean," lanjut keterangan tersebut.
Kemacetan juga merambat ke Tol Jakarta-Cikampek di beberapa titik krusial arah Cikampek. Area yang terdampak meliputi Bekasi Timur KM 18 hingga Tambun KM 20, Cibitung KM 25 sampai KM 26, serta Cikarang Pusat KM 37 menuju KM 38.
Sementara itu, arus lalu lintas di Tol Jagorawi secara umum dilaporkan lancar dari arah Cawang menuju Ciawi. Namun, terdapat hambatan kecil di ruas Cililitan KM 02 hingga Cawang KM 00 akibat kenaikan volume kendaraan pada jam sibuk pagi hari.
Jasa Marga juga menginformasikan adanya sejumlah proyek infrastruktur di ruas Tol Jagorawi yang berpotensi mengganggu kelancaran arus. Pekerjaan tersebut meliputi rekonstruksi rigid di akses keluar Citereup KM 27+600 hingga KM 27+500 arah arteri yang dijadwalkan berlangsung pada 20ÔÇô25 April 2026.
Selain itu, proyek pelebaran jalan masih berlangsung di Ciawi KM 44 hingga KM 43 arah Jakarta hingga akhir April. Pekerjaan serupa juga tengah dilakukan di kawasan Gunung Putri KM 25+100 hingga KM 24+975 arah Jakarta yang mencakup area lajur utama hingga bahu jalan.