Biaya penggantian komponen baterai kendaraan listrik sering kali memicu rasa penasaran calon konsumen karena sifatnya yang krusial dan bernilai tinggi. Dilansir dari Detik Oto, pihak Jaecoo Indonesia membuka suara mengenai estimasi dana yang dibutuhkan untuk mengganti baterai SUV listrik J5.
"Sama pemasangan, di atas Rp 150 juta. Rp 170-an juta," ungkap Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama, dikutip dari CNN Indonesia.
Jika disandingkan dengan harga kendaraan, biaya untuk baterai berkapasitas 60,9 kWh tersebut menembus lebih dari separuh harga unitnya. Jaecoo J5 varian Standard saat ini dipasarkan seharga Rp 279,9 juta, sedangkan untuk varian Premium berada di angka Rp 309,9 juta.
Kendati nilainya cukup besar, pemilik kendaraan tidak perlu merasa khawatir selama masa garansi masih berlaku. Model Jaecoo J5 sudah dilengkapi dengan garansi baterai yang mencakup jangka waktu 8 tahun atau jarak tempuh 160.000 km.
Proses penanganan untuk penggantian baterai yang mengalami kendala di diler resmi diklaim berjalan cepat serta efisien.
"Jadi pada saat battery ada problem nih, misalkan, amit-amit ya, baterainya ini harus diganti. Dia kan tentunya ada garansi. Kita urus garansinya, kita ambil pesan (baterai) dari stok, kita bawa (ke dealer), pasang (di mobil). Mungkin sehari dua hari, itu termasuk pengurusan dokumen segala macam," urai Ilham.
Terdapat ketentuan khusus yang wajib dipahami oleh konsumen yang berniat membeli unit dalam kondisi bekas atau tangan kedua. Garansi komponen baterai J5 pada awalnya hanya mengikat kepada pihak pembeli pertama yang terdata di sistem resmi.
Masa garansi untuk tangan pertama akan hangus secara otomatis begitu unit mobil dijual kembali kepada pihak lain. Meski begitu, sistem proteksi tidak hilang sepenuhnya karena masa garansi tetap melekat pada kendaraan dan dapat diteruskan pemilik baru lewat registrasi ulang.
"Konsumen J5 yang baru bisa mengurus garansi atas nama dia sendiri. Hal ini bisa dilakukan dengan mengajukan permohonan ke pihak diler, lantas bakal dikalkulasi ulang untuk tempo garansinya," pungkas Ilham.
Berdasarkan data performa pasar, Jaecoo J5 berhasil menduduki posisi sebagai mobil listrik paling laris di Indonesia selama periode Januari hingga April 2026. Angka distribusi wholesales model ini tercatat menyentuh 11.006 unit.
Spesifikasi daya Jaecoo J5 disokong oleh baterai 60,9 kWh yang memiliki daya jelajah hingga 461 km merujuk pada metode pengujian NEDC. Selain model full listrik, skema biaya baterai untuk varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) juga turut dipaparkan.
Komponen baterai untuk model Jaecoo J7 SHS-P yang unitnya dijual senilai Rp 509,9 juta memerlukan biaya penggantian sekitar Rp 106 juta. Sementara untuk model di atasnya, Jaecoo J8 SHS-P Ardis dengan harga mobil Rp 828 juta, nilai komponen baterainya menyentuh Rp 160 juta.