Otoritas keamanan Iran menangkap dua warga negara asing di Kota Jolfa, Provinsi Azerbaijan Timur, atas dugaan keterlibatan dalam impor ilegal perangkat internet satelit Starlink. Penangkapan ini dilakukan di tengah pengetatan pengawasan digital sejak pecahnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2024.
Dilansir dari Detik iNET, para tersangka tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan yang bekerja sama secara intelijen dengan kelompok yang memiliki afiliasi ke Amerika Serikat serta Israel. Selain warga asing, petugas juga mengamankan dua warga negara Iran yang berkaitan dengan kasus yang sama.
Satu dari warga lokal yang ditahan dituduh berupaya mengirimkan informasi sensitif ke jaringan satelit pihak lawan. Sementara itu, satu individu lainnya diduga terlibat secara aktif dalam berbagai aktivitas intelijen yang mengancam stabilitas negara.
Pemerintah Iran telah menerapkan pemutusan akses internet secara total dan melakukan isolasi digital sejak pecahnya perang pada akhir Februari lalu. Sebagian warga dilaporkan berupaya menembus sensor tersebut dengan menggunakan terminal Starlink milik perusahaan SpaceX guna mendapatkan koneksi dunia luar.
Aktivitas penggunaan perangkat komunikasi satelit tanpa izin merupakan tindak pidana serius di bawah payung hukum Iran. Berdasarkan regulasi yang berlaku, setiap individu yang terbukti membeli, menjual, mengangkut, atau menggunakan perangkat seperti Starlink untuk mengakses konten terlarang diancam hukuman penjara maksimal dua tahun.
Layanan internet milik Elon Musk ini sebelumnya sempat menjadi jalur komunikasi utama bagi para demonstran di wilayah Iran. Menanggapi hal tersebut, Teheran kini mengerahkan teknologi pengacak GPS tingkat militer untuk mematikan akses informasi masyarakat melalui jaringan satelit.
Terminal Starlink sangat bergantung pada sinyal GPS untuk menentukan koordinat lokasi agar dapat terhubung dengan orbit satelit. Penggunaan alat pengacak sinyal oleh militer Iran bertujuan untuk memutus sinkronisasi tersebut sehingga perangkat tidak dapat berfungsi di dalam wilayah kedaulatan mereka.