Aktivitas perdagangan di bursa saham Iran dijadwalkan akan kembali dibuka pada Selasa (19/5/2026) setelah sebelumnya mengalami penangguhan operasional selama periode konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel, seperti dilansir dari Internasional.
Kebijakan penghentian sementara pasar modal tersebut diambil otoritas setempat sebagai langkah preventif guna menjaga stabilitas keuangan negara di tengah situasi geopolitik yang memanas. Informasi pemulihan kegiatan pasar ini pertama kali dipublikasikan oleh kantor berita IRNA berdasarkan keterangan dari otoritas pengawas pasar modal Iran.
Pihak Securities and Exchange Organization menjelaskan bahwa penghentian aktivitas bursa sejak awal konflik merupakan langkah strategis demi menjaga kepentingan publik dan stabilitas pasar.
"Penghentian aktivitas bursa saham sejak awal perang bertujuan untuk melindungi aset para pemegang saham, mencegah transaksi yang didorong kepanikan, serta memungkinkan kondisi pembentukan harga yang lebih transparan," kata Hamid Yari, wakil pengawas di Securities and Exchange Organization.
Otoritas pengawas optimistis bahwa normalisasi operasional ini akan membawa dampak positif bagi iklim investasi nasional. Langkah pembukaan kembali ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan sentimen ekonomi di dalam negeri.
"Sekarang, dengan dibukanya kembali bursa saham, kita akan melihat pemulihan penuh seluruh sektor pasar modal," tambahnya.