Investor Eropa Siap Pindah Bank Demi Layanan Investasi Kripto

Investor Eropa Siap Pindah Bank Demi Layanan Investasi Kripto
Foto: Ilustrasi Investor Eropa Siap Pindah Bank Demi Layanan Investasi Kripto.

Lebih dari sepertiga investor di Eropa menyatakan kesiapan untuk beralih ke bank lain jika kompetitor menyediakan opsi investasi kripto yang lebih mumpuni.

Fenomena ini terungkap melalui hasil survei terhadap sekitar 6.000 investor di Jerman, Italia, Spanyol, dan Prancis yang dipublikasikan oleh B├Ârse Stuttgart Digital.

Laporan yang dikutip dari Investortrust tersebut memperlihatkan bahwa aset digital kini mulai memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih penyedia layanan keuangan.

Hampir satu dari lima responden mengharapkan bank utama mereka dapat menyediakan akses ke aset kripto dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Meski demikian, adopsi aset digital ini masih membentur dua kendala utama, yakni masalah regulasi dan tingkat pemahaman publik.

Sebanyak 76% responden menilai kripto sebagai aset yang kurang diatur, sedangkan lebih dari 60% merasa kurang mendapatkan informasi yang memadai.

Kehadiran regulasi Pasar Aset Kripto Uni Eropa atau MiCA yang berlaku penuh sejak 30 Desember 2024 mulai mengikis kendala kepercayaan tersebut.

Hampir separuh dari investor yang mengikuti survei mengakui bahwa kerangka hukum baru ini membuat aset digital terasa lebih aman sekaligus menarik.

"Kepercayaan dan regulasi yang jelas sangat penting untuk fase selanjutnya dari adopsi kripto di Eropa," kata Matthias Voelkel, CEO B├Ârse Stuttgart Group.

Matthias Voelkel menambahkan bahwa regulasi MiCA memberikan kepastian hukum yang dinantikan oleh para investor sebelum mereka memutuskan untuk menginvestasikan modal.

Tingkat Kepemilikan Kripto di Berbagai Negara

Berdasarkan data wilayah, Spanyol menjadi negara dengan tingkat kepemilikan kripto tertinggi di antara empat negara yang disurvei, yakni mencapai hampir 28%.

Posisi berikutnya diikuti oleh Jerman dengan 25%, Italia sebesar 24%, dan Prancis yang mencatatkan angka kepemilikan sebesar 23%.

Secara keseluruhan, 25% dari total responden menyatakan telah memiliki aset kripto, dan 36% lainnya berencana berinvestasi kembali dalam lima tahun mendatang.

B├Ârse Stuttgart Digital sendiri menjadi perusahaan Jerman pertama yang mengantongi lisensi MiCA di Uni Eropa melalui anak perusahaan kustodiannya pada Januari 2025.

Di sisi lain, laporan terpisah dari Chainalysis pada Oktober 2025 menempatkan Rusia sebagai pasar kripto terbesar di Eropa dengan nilai yang diterima mencapai US$ 376 miliar.

Nilai transaksi Rusia tersebut berada di atas Inggris Raya yang mencatatkan US$ 273 miliar dan Jerman sebesar US$ 219 miliar.

Artikel terkait

Rekomendasi