Investor Asing Jual Saham Tiga Bank Besar Senilai Rp 5,32 Triliun

Investor Asing Jual Saham Tiga Bank Besar Senilai Rp 5,32 Triliun
Foto: Ilustrasi Investor Asing Jual Saham Tiga Bank Besar Senilai Rp 5,32 Triliun.

Pemodal asing terpantau merealisasikan penjualan bersih atau net sell terhadap saham tiga bank papan atas senilai Rp 5,32 triliun sepanjang pekan ini. Tiga emiten perbankan yang dilepas tersebut terdiri atas BBCA, BBRI, dan BMRI.

Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip dari Investortrust, saham BBCA menyumbang net sell terbanyak yang mencapai Rp 2,36 triliun. Investor luar negeri terpantau sangat getol melepas saham bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa ini.

Aksi lepas saham dalam skala jumbo tersebut berimbas langsung terhadap penurunan harga saham BBCA sebanyak 5,84% menjadi Rp 6.050 sepanjang pekan ini. Adapun untuk penurunan secara year to date (ytd) telah mencatatkan angka lebih dari 24,6%.

Sementara itu, net sell terbesar kedua melanda saham BBRI dengan kontribusi pelepasan senilai Rp 1,79 triliun. Gelombang aksi jual tersebut mengakibatkan harga saham BBRI merosot hingga 10,50% menjadi Rp 3.080 sepanjang pekan ini, dengan penurunan ytd yang telah menembus lebih dari 15,66%.

Saham BMRI juga tidak luput dari tekanan koreksi setelah mencatatkan net sell mencapai Rp 1,16 triliun. Penjualan bersih ini memicu pelemahan saham bank pelat merah tersebut sebesar lebih dari 2,5% menjadi Rp 4.510 dalam sepekan, dengan penurunan ytd melampaui 11%.

Di tengah tekanan jual pada sektor perbankan, BEI mencatat sejumlah saham lain yang tetap menjadi buruan pemodal asing minggu ini. Posisi tertinggi ditempati oleh saham SSMS dengan pembelian bersih atau net buy senilai Rp 824,02 milar.

Selanjutnya, saham SRTG juga mencatatkan net buy senilai Rp 817,61 miliar. Langkah akumulasi oleh investor asing ini kemudian diikuti oleh saham EMAS yang berhasil meraup nilai pembelian bersih mencapai Rp 492,41 miliar.

Aktivitas net sell yang terus bergulir dari pemodal asing membuat total saham yang dilepas sepanjang ytd kini telah menyentuh Rp 42,80 triliun. Data bursa menunjukkan bahwa penyumbang terbesar dari aksi lego saham tersebut berasal dari emiten perbankan.

Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI mengalami penurunan tajam sebanyak 6,61% sepanjang pekan ini. Kejatuhan indeks tersebut memicu penyusutan kapitalisasi pasar saham BEI sebesar Rp 899 triliun, sehingga posisinya kini melorot ke angka Rp 12.736 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi