Pemerintah Indonesia tengah melakukan langkah tindak lanjut terhadap rencana investasi besar yang melibatkan dua raksasa industri asal Korea Selatan, Lotte Chemical dan Posco. Kerja sama strategis di sektor hilirisasi ini diperkirakan mencapai nilai total US$6 miliar.
Dilansir dari Investortrust, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga menjabat sebagai CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa keberadaan Badan Pengelola Investasi Danantara menjadi faktor krusial. Lembaga ini berhasil memperkuat keyakinan para pemodal besar dari Negeri Gingseng tersebut.
"Menariknya, mereka menyampaikan bahwa dengan adanya Danantara ini memberikan kepercayaan lebih bagi mereka untuk berinvestasi bersama. Kami sedang memproses tindak lanjut investasi dengan Lotte Chemical dan Posco yang nilainya bisa mencapai US$6 miliar," kata Rosan Roeslani.
Keberhasilan pelaksanaan investasi pada tahap awal di tanah air menjadi pemantik bagi perusahaan-perusahaan tersebut untuk melakukan ekspansi. Selain Posco, perusahaan manufaktur KCC Glass juga dilaporkan telah siap melangkah ke fase pengembangan tahap kedua.
Menurut Rosan Roeslani, fenomena reinvestasi atau keinginan perusahaan asing untuk memperluas skala bisnis mereka merupakan indikator positif. Hal ini membuktikan bahwa iklim usaha di Indonesia mampu memberikan imbal hasil atau return yang menjanjikan serta stabilitas yang terjaga.
"Ini menandakan bahwa jika mereka berinvestasi dan melihat hasilnya baik serta kondisi stabil, mereka akan memperbesar investasinya. Seperti KCC Glass dan Posco, mereka akan masuk ke fase kedua," ujar Rosan Roeslani.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjalankan arahan Presiden agar setiap modal asing yang masuk memberikan dampak konkret bagi negara. Fokus utama tetap tertuju pada penguatan sektor hilirisasi dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
"Harapan kita, dampak dari penciptaan lapangan pekerjaan ini akan cukup signifikan. Kami meyakini ke depannya investasi yang masuk akan terus berkembang dan memberikan manfaat untuk kita semua," tutur Rosan Roeslani.
Langkah tindak lanjut ini diharapkan dapat mempercepat penguatan struktur industri nasional melalui integrasi teknologi dan modal dari mitra global. Pemerintah terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui kemudahan perizinan dan kepastian hukum bagi para investor.