Pemerintah Kejar Investasi Asing Besar untuk IKN hingga 2024

Pemerintah Kejar Investasi Asing Besar untuk IKN hingga 2024
Foto: Ilustrasi Pemerintah Kejar Investasi Asing Besar untuk IKN hingga 2024.

Pemerintah menargetkan penarikan investasi besar-besaran untuk megaproyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebelum masa jabatan Presiden Joko Widodo berakhir pada Oktober 2024. Penegasan ini muncul seiring upaya mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur dasar dan fasilitas pendukung di Kalimantan Timur, Selasa (15/08/2023).

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Riyatno mengungkapkan bahwa sejumlah investor dari Singapura, Malaysia, hingga Tiongkok telah menunjukkan ketertarikan kuat. Dilansir dari Investortrust, pemerintah juga memfasilitasi peninjauan lokasi secara langsung di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara guna meyakinkan para calon pemodal tersebut.

ÔÇ£Sudah ada investor Singapura dan Malaysia yang tertarik berinvestasi ke IKN, juga banyak dari Tiongkok, dan kami juga memfasilitasi untuk site visit langsung ke IKN (di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur). Ini supaya lebih meyakinkan. Investasinya tahap pertama lebih ke properti dan pendukungnya, dikaitkan dengan IKN yang akan jadi ibu kota baru yang ramah lingkungan. Dalam pertemuan terbaru juga dibicarakan terkait kepemilikan asing yang lebih kondusif, membuat peluang calon investor asing lebih terbuka, supaya asing tertarik masuk ke dunia properti kita,ÔÇØ kata Riyatno, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM.

Pembangunan IKN dirancang mengadopsi konsep kota pintar yang berbasis alam dengan sistem transportasi bertenaga listrik. Riyatno menambahkan bahwa Kementerian Investasi mendapatkan mandat khusus untuk mempromosikan proyek ini kepada pelaku usaha di kawasan Asia Tenggara melalui forum pameran pada September mendatang.

ÔÇ£Kementerian Investasi/BKPM juga ditugasi untuk menangani rencana Asean forum exhibition, salah satunya dari IKN. Ini supaya secara langsung bisa komunikasi dengan para pelaku usaha dari Asean (terkait rangkaian KTT ke-43 Asean pada 5-7 September 2023),ÔÇØ papar Riyatno, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM.

Kebutuhan pendanaan pembangunan IKN hingga tahun 2024 diperkirakan mencapai Rp 466 triliun hingga Rp 486 triliun. Alokasi dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 19 persen, sementara sisanya sebanyak 81 persen atau sekitar Rp 393,66 triliun diharapkan berasal dari investasi sektor swasta.

Di sisi lain, Head of Research Team & Strategist Mirae Asset Robertus Hardy memprediksi pertumbuhan ekonomi juga akan didorong oleh sektor semen, otomotif, dan telekomunikasi. Peningkatan mobilitas masyarakat pascapandemi diyakini menjadi motor utama penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menuju level 7.600.

ÔÇ£Sektor semen, otomotif, dan telekomunikasi akan mendorong IHSG ke 7.600 hingga akhir tahun (dari posisi 15 Agustus 2023 di level 6.915),ÔÇØ kata Robertus Hardy, Head of Research Team & Strategist Mirae Asset.

Tim riset menilai sektor-sektor pilihan tersebut memiliki potensi imbal hasil yang melampaui pertumbuhan indeks secara umum. Pembelian kendaraan bermotor dan volume penjualan bahan bangunan diprediksi meningkat signifikan seiring dengan pulihnya konsumsi rumah tangga di semester kedua tahun ini.

ÔÇ£Ketiga sektor memiliki potensi return yang lebih tinggi dari IHSG, yang saat ini langkahnya masih terbebani sektor komoditas. Kalau pandangan kami, mobilitas masyarakat utamanya akan mendorong pembelian mobil dan motor,ÔÇØ ujar Robertus Hardy, Head of Research Team & Strategist Mirae Asset.

Head of Business Innovation Mirae Asset Wisnu Aditya menekankan pentingnya akses informasi bagi investor untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam bertransaksi di pasar modal. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mempermudah akses investasi bagi seluruh lapisan masyarakat melalui platform terintegrasi.

ÔÇ£Tidak hanya riset, tetapi juga rekomendasi saham dari para ahli, data ekonomi, analisa teknikal, fundamental stock screener, berita, forum, media center, dan saham pilihan juga ada, ada one stop solution untuk investor dan trader pasar modal Indonesia seperti FIMA,ÔÇØ ujar Wisnu Aditya, Head of Business Innovation Mirae Asset.

Stabilitas operasional perusahaan juga dipertegas oleh manajemen melalui laporan nilai modal kerja bersih. Posisi keuangan perusahaan saat ini diklaim jauh melampaui ambang batas minimal yang ditetapkan oleh regulator jasa keuangan di Indonesia.

ÔÇ£Nilai modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) juga menunjukkan sehatnya operasional perusahaan dan menjadi salah satu yang terbesar. MKBD Mirae Asset masih stabil di kisaran angka Rp 1,3 triliun dalam 6 bulan terakhir dan Rp 1,4 triliun dalam setahun terakhir. Angka tersebut jauh di atas ketentuan minimal yang ditetapkan oleh peraturan dan perundang-undangan untuk perusahaan efek, yaitu Rp 25 miliar, beserta ketentuan lain,ÔÇØ kata Ivonne Kaharu, Head of Corporate Secretary PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi