Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun Setelah Laba Bersih Melonjak

Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun Setelah Laba Bersih Melonjak
Foto: Ilustrasi Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun Setelah Laba Bersih Melonjak.

PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3,58 triliun atau setara dengan Rp111 per saham. Keputusan strategis ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026).

Dikutip dari Investortrust, dana dividen tersebut akan disalurkan kepada para pemegang saham paling lambat 30 hari setelah risalah resmi rapat diumumkan. Langkah ini menjadi bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan.

Pembagian dividen ini didorong oleh pencapaian kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh sebesar 12,2 persen secara tahunan hingga mencapai Rp5,5 triliun.

Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh total pendapatan perusahaan yang menyentuh angka Rp56,5 triliun. Pada kuartal IV-2025 saja, pendapatan Indosat menunjukkan kenaikan sebesar 9 persen secara kuartalan menjadi Rp15,36 triliun.

Lonjakan signifikan juga terlihat pada laba kuartal IV-2025 yang meningkat 53,5 persen secara kuartalan. Performa impresif ini didukung oleh pertumbuhan EBITDA sebesar 12 persen kuartalan menjadi Rp26,6 triliun, yang mencerminkan disiplin eksekusi strategi perusahaan.

Selain membahas agenda keuangan, RUPST tersebut menetapkan perubahan signifikan pada susunan manajemen perusahaan. Perseroan mengangkat Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi yang baru.

Rapat juga meresmikan pengangkatan Seppalga Ahmad sebagai Komisaris perusahaan yang baru. Manajemen Indosat turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi yang telah diberikan oleh Ahmad Zulfikar selaku Direktur terdahulu dan Achmad Syah Reza sebagai Komisaris lama yang diberhentikan dengan hormat.

President Director and Chief Executive Officer Indosat, Vikram Sinha, menyatakan bahwa fokus utama perseroan saat ini adalah mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

"Fokus perseroan adalah mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen." kata Vikram Sinha.

Demi mencapai target tersebut, Indosat tengah mempercepat implementasi strategi AI North Star dengan membangun ekosistem kecerdasan artifisial yang terintegrasi secara menyeluruh. Transformasi menjadi AI-native telco dilakukan dengan menanamkan teknologi AI pada seluruh operasi inti bisnis perusahaan.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal lewat sistem AI hyper-personalization, sekaligus mendongkrak efisiensi dan produktivitas internal. Indosat juga memperlebar sayap bisnisnya dari perusahaan telekomunikasi konvensional menjadi AI TechCo.

Perubahan fokus ke AI TechCo ini membuka peluang pasar baru yang besar di sektor sovereign AI, layanan cloud, dan sistem keamanan siber. Strategi besar ini diperkuat melalui kolaborasi dengan NVIDIA yang telah diumumkan pada ajang NVIDIA GTC 2026, termasuk peluncuran Sahabat-AI untuk memperluas akses solusi kecerdasan artifisial di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi