Indodana Fintech Gelar Edukasi Literasi Keuangan Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta

Indodana Fintech Gelar Edukasi Literasi Keuangan Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta
Foto: Ilustrasi Indodana Fintech Gelar Edukasi Literasi Keuangan Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta.

Peningkatan pemahaman generasi muda terhadap pengelolaan keuangan dan penggunaan teknologi finansial secara bijak terus dipacu. Seperti dilansir dari Investor Daily, Indodana Fintech menggelar program edukasi literasi keuangan yang menyasar para mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPN Veteran Yogyakarta.

Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan pada Jumat (22/05/2026). Agenda ini menjadi bagian dari realisasi program kerja sama antara Indodana Fintech dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang bertajuk "Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi".

Melalui sesi ini, para mahasiswa dibekali pemahaman mendalam seputar pentingnya manajemen keuangan pribadi di tengah pesatnya penetrasi layanan keuangan digital. Materi edukasi secara khusus menyoroti urgensi kemampuan memisahkan antara kebutuhan produktif dan perilaku konsumtif.

Compliance Assistant Manager Indodana Fintech, Muhammad Wildan Fadhillah, memaparkan bahwa inovasi teknologi keuangan memegang peran krusial bagi mahasiswa. Teknologi tersebut dapat dioptimalkan untuk menyokong kemandirian finansial, baik dalam cakupan perputaran uang harian maupun perintisan usaha.

Kombinasi literasi digital dan keuangan yang mumpuni dinilai menjadi benteng utama. Hal ini krusial agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok mahasiswa, mampu berinteraksi dengan ekosistem finansial secara aman dan bertanggung jawab.

"Di masa perkuliahan, teknologi finansial harus dilihat sebagai alat pemberdayaan untuk mendukung kemandirian, mulai dari pengelolaan keuangan harian hingga akses modal untuk mulai berwirausaha. Namun, sebagai pengguna yang cerdas, mahasiswa wajib mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan memastikan setiap layanan digital yang digunakan telah berizin dan diawasi oleh OJK," ujar Wildan.

Pemberian edukasi literasi keuangan ini juga diproyeksikan untuk membantu generasi muda dalam mengambil keputusan finansial yang lebih presisi, sejalan dengan perluasan akses digital. Langkah strategis ini menjadi bentuk kontribusi nyata korporasi dalam mendongkrak indeks inklusi keuangan nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi