IHSG Terkoreksi, Asing Justru Borong 10 Saham Ini pada Awal 2026

IHSG Terkoreksi, Asing Justru Borong 10 Saham Ini pada Awal 2026
Foto: IHSG Terkoreksi, Asing Justru Borong 10 Saham Ini pada Awal 2026. (Illustration by Pexels)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa menutup sesi perdagangan dengan rapor merah sebelum memasuki masa libur panjang dan cuti bersama Idul Adha 2026. Pelemahan ini menghentikan tren positif indeks yang sempat menguat selama dua hari berturut-turut pada awal pekan tersebut.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, IHSG terpantau anjlok cukup dalam sebesar 1,23 persen. Hal ini membuat indeks parkir di level 6.130,19 setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan koreksi yang cukup panjang sejak pertengahan Mei.

Ringkasan Transaksi Investor Asing

Aktivitas pasar selama dua hari perdagangan di pekan ini menunjukkan tekanan jual yang cukup masif dari pemodal internasional. Secara akumulatif, investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell dengan nilai mencapai Rp3,8 triliun di seluruh pasar.

Meski secara keseluruhan pasar mengalami tekanan, ternyata masih ada beberapa emiten yang tetap menjadi incaran koleksi para investor luar negeri. Saham-saham ini berhasil mencatatkan nilai beli bersih di tengah fluktuasi pasar yang cukup tajam.

Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai beli bersih tertinggi oleh asing sebelum libur panjang:

  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menjadi incaran utama dengan nilai mencapai Rp272,3 miliar.
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menyusul di posisi kedua dengan total serok asing sebesar Rp269 miliar.
  • PT MD Entertainment Tbk. (FILM) juga banyak dikoleksi dengan nilai net buy Rp246,8 miliar.
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) mencatatkan nilai pembelian asing sebesar Rp96 miliar.
  • PT United Tractors Tbk. (UNTR) mengantongi modal asing dengan nilai Rp44 miliar.
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) masuk dalam daftar belanja dengan nilai Rp26,5 miliar.
  • PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mencatatkan akumulasi beli bersih senilai Rp18,3 miliar.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) diminati investor asing dengan total Rp12,1 miliar.
  • PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNT) membukukan nilai beli sebesar Rp11,3 miliar.
  • PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) berada di posisi terakhir dengan catatan Rp10,2 miliar.

Data di atas memperlihatkan bahwa sektor konsumsi, pertambangan, dan hiburan masih memiliki daya tarik tersendiri bagi pemodal internasional meskipun kondisi IHSG sedang tidak stabil.

Tabel Akumulasi Beli Bersih Asing

Rincian nilai beli bersih investor asing pada 10 saham unggulan per 26 Mei 2026:

Kode Emiten Nama Perusahaan Nilai Net Foreign Buy (Rp)
JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk. 272,3 Miliar
MDKA Merdeka Copper Gold Tbk. 269,0 Miliar
FILM MD Entertainment Tbk. 246,8 Miliar
EMAS Merdeka Gold Resources Tbk. 96,0 Miliar
UNTR United Tractors Tbk. 44,0 Miliar
NCKL Trimegah Bangun Persada Tbk. 26,5 Miliar
INCO Vale Indonesia Tbk. 18,3 Miliar
BRMS Bumi Resources Minerals Tbk. 12,1 Miliar
CMNT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. 11,3 Miliar
DMAS Puradelta Lestari Tbk. 10,2 Miliar

Data transaksi tersebut menunjukkan bahwa di balik aksi hengkangnya modal asing dari pasar saham domestik secara keseluruhan, mereka masih memilih untuk mempertahankan posisi di beberapa sektor strategis.

Koreksi yang terjadi pada IHSG ini menjadi bagian dari siklus pasar menjelang hari libur nasional, di mana volume perdagangan cenderung melambat dan investor lebih memilih untuk mengambil langkah antisipatif.

Artikel terkait

Rekomendasi