IHSG Sesi I 6 Mei 2026 Ditutup Naik ke Level 7.102

IHSG Sesi I 6 Mei 2026 Ditutup Naik ke Level 7.102
Foto: Ilustrasi IHSG Sesi I 6 Mei 2026 Ditutup Naik ke Level 7.102.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan sesi I, Rabu (6/5/2026), mencatatkan penguatan. Indeks naik sebesar 45,61 poin atau 0,65 persen hingga menyentuh level 7.102.

Dilansir dari Investortrust, pergerakan indeks bergerak pada rentang 7.049 hingga 7.127. Total nilai transaksi pada paruh pertama perdagangan ini mencapai Rp 8,91 triliun.

Laju penguatan IHSG disokong oleh kenaikan di sejumlah sektor saham. Sektor transportasi memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 2,28 persen, diikuti sektor material dasar yang meningkat 1,98 persen.

Sektor teknologi juga menguat 1,52 persen, sektor properti naik 1,42 persen, sektor industri bertambah 1,36 persen, dan sektor consumer non primer tumbuh 1,35 persen. Di sisi lain, penurunan justru melanda sektor keuangan.

Performa positif ini turut mendapatkan dorongan dari penguatan saham-saham seperti TPIA, MLPT, MORA, dan UNVR.

Deretan Saham Top Gainers Sesi I

Sejumlah saham mencatatkan lonjakan harga yang signifikan pada perdagangan sesi pertama ini. Saham RICY memimpin dengan kenaikan 34,04 persen menjadi Rp 126, disusul DEFI yang menguat 29,53 persen menjadi Rp 193.

Kenaikan pesat juga dibukukan oleh PYFA yang naik 25 persen menjadi Rp 380. Sementara itu, ABDA menguat 24,15 persen menjadi Rp 4.730, dan SURI meningkat 23,68 persen ke posisi Rp 94.

Kilas Balik Perdagangan Sebelumnya

Pada perdagangan hari sebelumnya, IHSG ditutup melesat 85,16 poin atau 1,22 persen ke level 7.057. Namun, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) mencapai Rp 518,38 miliar.

Aksi jual bersih asing paling banyak melanda saham BMRI sebesar Rp 342,20 miliar. Penjualan bersih terbesar berikutnya terjadi pada saham EMAS senilai Rp 169,25 miar dan BBCA sebanyak Rp 144,82 miliar.

Kenaikan indeks sebelumnya ditopang oleh emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, di mana BRPT dan TPIA mencetak auto reject atas (ARA). Saham CDIA juga naik 13,33 persen, CUAN menguat 12,07 persen, dan BREN naik 2,83 persen.

Aktivitas pasar modal tersebut juga didukung penguatan sejumlah saham bank kategori KBMI IV, yaitu BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI.

Pada awal transaksi sebelumnya, beberapa saham melaju pesat seperti ENZO yang naik 34,72 persen menjadi Rp 97 dan BRPT yang melonjak 24,66 persen menjadi Rp 2.300. Saham ABDA juga naik 24,92 persen menjadi Rp 3.810.

Selain itu, saham KONI tercatat naik 24,69 persen menjadi Rp 2.980, BOBA menguat 24,39 persen menjadi Rp 306, serta TPIA naik 19,70 persen menuju level Rp 6.075.

Artikel terkait

Rekomendasi