IHSG Diprediksi Rawan Koreksi Menguji Level Support 5.899

IHSG Diprediksi Rawan Koreksi Menguji Level Support 5.899
Foto: Ilustrasi IHSG Diprediksi Rawan Koreksi Menguji Level Support 5.899.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan yang berlangsung Senin (25/5/2026). Pergerakan indeks ini terjadi setelah sebelumnya mencatatkan performa fluktuatif di pasar modal.

Seperti dilansir dari Investor Daily, IHSG ditutup menguat ke level 6.162 atau naik 1,1% pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Performa tersebut diraih setelah indeks sempat melemah hingga menyentuh level 5.966,8.

Hampir seluruh sektor saham berakhir di zona hijau pada perdagangan tersebut. Kondisi sebaliknya terjadi pada sektor finansial yang justru mengalami koreksi sebesar 0,38%.

Sektor energi dan barang baku menjadi penopang utama penguatan indeks dengan kenaikan masing-masing mencapai 6,85% dan 4,84%. Lonjakan ini terjadi seiring beredarnya rumor mengenai kebijakan komoditas negara.

Indonesia dikabarkan akan menunda implementasi penuh kebijakan ekspor batu bara dan komoditas strategis lainnya hingga 1 Januari 2027. Berdasarkan penjelasan Phintraco Sekuritas, penundaan ini dinilai memberikan periode transisi yang lebih panjang bagi eksportir dan pembeli internasional untuk menyesuaikan diri.

Di sisi lain, MNC Sekuritas mengungkap area koreksi IHSG yang dapat diperkirakan berikutnya yakni akan menguji ke level 5.899 sekaligus area support-nya. Lembaga ini memberikan rekomendasi saham ASII, HRUM, ISAT, dan PSAB untuk trading pada Senin (25/5/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi