Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami koreksi terbatas pada perdagangan Rabu, 29 April 2026, setelah ditutup melemah pada hari sebelumnya. Dilansir dari Info, pergerakan indeks masih dibayangi tekanan jual meski tetap memiliki peluang untuk melakukan penguatan dalam jangka pendek.
Data perdagangan menunjukkan IHSG berakhir di level 7.072,39 dengan penurunan sebesar 0,48 persen pada Selasa (28/4/2026). Sepanjang hari tersebut, nilai transaksi harian mencapai Rp17,5 triliun dengan volume perdagangan menyentuh angka 31,9 miliar lembar saham.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangan teknikal mengenai posisi indeks saat ini yang tengah berada dalam fase pelemahan sementara. Ia memetakan area pendukung atau support utama berada di kisaran level 7.022 dan 6.917.
Pihak MNC Sekuritas turut memproyeksikan IHSG akan melakukan uji terhadap rentang level tertentu sebagai batas bawah pergerakan. Target penguatan atau resistance terdekat diprediksi berada pada kisaran 7.109 hingga 7.270.
Senada dengan analisis tersebut, PT Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya memperkirakan indeks akan bergerak dalam rentang support 7.000 dan resistance 7.325. Pelemahan ini dipicu oleh sentimen global serta aksi ambil untung pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Kondisi pasar pada hari sebelumnya mencatat sebanyak 350 saham terkoreksi, 339 saham menguat, dan 129 saham tidak mengalami perubahan harga. Sektor consumer nonsiklikal menjadi penekan utama pasar dengan penurunan mencapai 1,61 persen.
Meskipun mayoritas sektor berada di zona merah, terdapat beberapa sektor yang mampu bertahan dan menguat tipis. Sektor industri, keuangan, dan properti berhasil mencatatkan pertumbuhan positif di tengah pelemahan indeks secara keseluruhan.
| Kode Saham | Posisi Terakhir | Buy on Weakness | Target Price | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|
| BRIS | 1.800 (-2,17%) | 1.670 ÔÇô 1.765 | 1.830, 1.925 | < 1.615 |
| EMAS | 9.500 (-2,06%) | 8.675 ÔÇô 9.475 | 10.325, 10.775 | < 8.375 |
| INET | 312 (+0,65%) | 290 ÔÇô 304 | 346, 402 | < 278 |
| TLKM | 2.820 (-0,35%) | 2.640 ÔÇô 2.750 | 2.960, 3.160 | < 2.610 |
Indeks LQ45 juga mencatatkan pelemahan sebesar 0,64 persen menjadi 682,32 pada penutupan perdagangan terakhir. Selain sektor konsumsi, sektor material dasar turut memberikan tekanan signifikan dengan penurunan sebesar 1,48 persen.