IHSG Berpotensi Melemah ke Level 6.645 pada Perdagangan 4 Mei 2026

IHSG Berpotensi Melemah ke Level 6.645 pada Perdagangan 4 Mei 2026
Foto: Ilustrasi IHSG Berpotensi Melemah ke Level 6.645 pada Perdagangan 4 Mei 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mengalami koreksi lanjutan pada perdagangan Senin, 4 Mei 2026, setelah mencatatkan penurunan signifikan pada penutupan sebelumnya. Dilansir dari Info, pergerakan indeks nasional ini diperkirakan akan berada dalam tekanan pada kisaran level 6.645 hingga 6.838.

Data perdagangan menunjukkan IHSG merosot 2,03 persen ke posisi 6.956 pada akhir pekan lalu setelah gagal bertahan di area support 6.917. Dominasi aksi jual oleh para pelaku pasar mengakibatkan indeks melemah akumulatif sebesar 2,42 persen dalam periode sepekan terakhir.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan penjelasan teknikal mengenai posisi indeks yang saat ini dianggap rawan karena berada pada fase skenario wave tertentu. Menurutnya, terdapat potensi pelemahan lebih dalam menuju area support yang telah ditentukan oleh tim analis.

Pihak MNC Sekuritas memproyeksikan titik dukungan atau support indeks berada pada level 6.838 dan 6.745. Sebaliknya, area resistansi diprediksi akan tertahan pada rentang 7.022 sampai 7.240 seiring dengan rilis data inflasi serta neraca perdagangan pekan ini.

Proyeksi serupa datang dari PT Pilarmas Investindo Sekuritas yang memperkirakan adanya pelemahan terbatas pada pembukaan pekan ini. Perusahaan sekuritas tersebut menetapkan batas bawah pergerakan di level 6.870 dengan target batas atas di kisaran 7.000.

Terdapat sejumlah instrumen saham yang direkomendasikan bagi investor di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, berdasarkan riset dari MNC Sekuritas. Saham ANTM disarankan untuk dilakukan aksi beli saat melemah dengan target harga di level 3.910 dan 4.130, serta batas stoploss di bawah 3.450.

Selanjutnya, saham CPIN mendapatkan rekomendasi trading buy dengan area beli pada 3.990 hingga 4.000 serta target pelepasan di 4.190 dan 4.260. Untuk saham DEWA, analis menyarankan buy on weakness pada rentang 458-486 dengan target penguatan menuju level 545 hingga 595.

Saham MAPI turut menjadi sorotan setelah mengalami koreksi tajam 5,81 persen ke level 1.215 hingga menembus indikator MA200 harian. Meski melemah, analis tetap merekomendasikan pembelian saat harga terkoreksi di area 1.180-1.215 dengan target profit pada posisi 1.345 dan 1.410.

Strategi investasi pada perdagangan hari ini menekankan pada disiplin penggunaan level stoploss untuk memitigasi risiko kerugian. Pergerakan pasar akan terus memantau rilis data makroekonomi domestik yang dijadwalkan keluar dalam beberapa waktu mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi