Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan terbatas pada penutupan sesi pertama perdagangan, Kamis (7/5/2026). Indeks tercatat naik 0,36 persen dan parkir di level 7.117,978.
Dikutip dari Money, momentum penguatan indeks mulai melambat akibat tekanan jual pada deretan saham berkapitalisasi besar. Padahal, saham perbankan jumbo sempat menjadi penopang utama laju IHSG sejak pagi.
Pelemahan tajam pada beberapa emiten sektoral mengikis kenaikan indeks secara keseluruhan. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) merosot 5,8 persen, disusul PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang turun 4,3 persen.
Emiten energi MEDC menjadi salah satu pemberat indeks setelah terkoreksi 100 poin ke posisi 1.620. Meski sempat mencapai Rp 1.720, harga saham ini terus tertekan hingga mendekati level terendah hariannya.
Tren serupa dialami saham CDIA yang bergerak di zona merah dengan penurunan 50 poin ke area Rp 1.100. Setelah sempat berada di angka Rp 1.200, tekanan jual memaksa saham ini terkoreksi bertahap sepanjang sesi pertama.
Sementara itu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalami tekanan harga sebesar 3,06 persen menuju posisi 2.220. Saham ini sempat menyentuh level tertinggi di Rp 2.440 sebelum berbalik melemah akibat aksi ambil untung investor.
Statistik Perdagangan dan Sektoral
Sektor infrastruktur dan kesehatan tampil sebagai motor penggerak utama dengan kenaikan terbesar di antara tujuh sektor yang menghijau. Secara akumulatif, IHSG bertambah 25,51 poin pada pertengahan hari ini.
IHSG sempat menembus angka tertinggi di level 7.204,780 sesaat setelah pembukaan di posisi 7.160,789. Adapun titik terendah harian indeks sepanjang sesi pertama berada di level 7.108,538.
Aktivitas transaksi terpantau cukup padat dengan volume perdagangan mencapai 26,123 miliar saham. Total nilai transaksi menembus Rp 12,326 triliun yang berasal dari 1,54 juta kali frekuensi perdagangan.
Data bursa menunjukkan sebanyak 339 saham bergerak menguat, sementara 299 saham mengalami pelemahan. Sebanyak 178 saham lainnya terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Pergerakan positif di bursa Asia turut memberikan sentimen tambahan bagi IHSG. Mayoritas indeks utama di kawasan Asia menghijau setelah muncul indikasi perkembangan positif dari negosiasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.