IHSG Merosot ke Level 7.317 pada Perdagangan 24 April 2026

IHSG Merosot ke Level 7.317 pada Perdagangan 24 April 2026
Foto: Ilustrasi IHSG Merosot ke Level 7.317 pada Perdagangan 24 April 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak melemah dan memasuki zona merah pada pembukaan perdagangan pagi ini. Berdasarkan data yang dikutip dari Detik Finance, indeks merosot hingga menyentuh level 7.300-an.

Pada Jumat (24/4/2026) pukul 9.06 WIB, IHSG berada di posisi 7.317. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 0,82 persen atau kehilangan sekitar 60 poin dibandingkan posisi sebelumnya.

Laju indeks pada hari ini dibuka di zona merah pada level 7.378. Sepanjang sesi awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh titik tertinggi di level 7.383 sebelum akhirnya tertekan hingga ke level terendah di posisi 7.314.

Data perdagangan menunjukkan sebanyak 363 saham mengalami pelemahan harga, sementara 162 saham tercatat menguat. Di sisi lain, sebanyak 183 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Aktivitas pasar modal pagi ini mencatatkan volume transaksi sebanyak 4,967 miliar lembar saham. Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 2,3 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 247.102 kali.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan tren negatif dalam beberapa periode terakhir. Secara mingguan, IHSG telah melemah sebesar 3,97 persen, sementara dalam akumulasi enam bulanan indeks merosot 10,26 persen.

Penurunan lebih dalam terlihat pada kinerja tiga bulanan yang terkoreksi sebesar 17,49 persen. Sejak awal tahun 2026 hingga saat ini, indeks secara keseluruhan telah melemah sebesar 15,22 persen.

Meskipun demikian, IHSG sempat mencatatkan performa positif dalam basis bulanan dengan penguatan sebesar 2,33 persen. Pergerakan fluktuatif ini terus dipantau melalui platform RTI oleh para pelaku pasar modal.

Statistik Pergerakan IHSG 24 April 2026
Indikator PasarNilai / Posisi
Level IHSG (09.06 WIB)7.317
Perubahan Persentase-0,82%
Nilai TransaksiRp 2,3 Triliun
Volume Saham4,967 Miliar
Saham Menguat162
Saham Melemah363
Saham Stagnan183

Artikel terkait

Rekomendasi