IHSG Melonjak ke Level 7.178 pada Pembukaan Perdagangan Kamis

IHSG Melonjak ke Level 7.178 pada Pembukaan Perdagangan Kamis
Foto: Ilustrasi IHSG Melonjak ke Level 7.178 pada Pembukaan Perdagangan Kamis.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan hingga menyentuh level 7.178,35 pada pembukaan perdagangan Kamis (7/5/2026) pukul 09.05 WIB. Lonjakan indeks domestik ini dipicu oleh apresiasi harga sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar seperti BREN, DSSA, dan TLKM di tengah sentimen positif bursa global.

Dilansir dari Market, data Bursa Efek Indonesia menunjukkan IHSG menguat 1,21 persen atau bertambah 85,89 poin dari posisi sebelumnya. Pada awal sesi, indeks sempat bergerak fluktuatif di rentang 7.160,78 hingga mencapai posisi tertinggi di angka 7.184,07 dengan total kapitalisasi pasar menembus Rp12.890,89 triliun.

Kondisi pasar terpantau didominasi oleh tren positif dengan 367 saham yang bergerak menguat, sementara 149 saham mengalami koreksi dan 178 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Sektor big caps menjadi motor utama penguatan, dipimpin oleh PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang melesat 4,25 persen ke harga Rp5.025 per lembar.

Kenaikan tersebut diikuti oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang naik 3,04 persen menjadi Rp1.525. Selain itu, saham blue chip lainnya seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) tercatat menguat 2,76 persen, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar 2,35 persen, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang tumbuh 2 persen.

Daftar peraih keuntungan tertinggi atau top gainers hari ini dipuncaki oleh PT Batavia Prosperindo Trans Tbk. (BPTR) yang melonjak 25,88 persen ke posisi Rp107. Sebaliknya, posisi pelemahan terdalam atau top losers dialami oleh PT Tunas Alfin Tbk. (TALF) yang merosot 10,18 persen menuju level Rp750.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan bahwa pergerakan indeks hari ini diproyeksikan akan menguji level resistance penting. Potensi kenaikan ini didukung oleh penguatan yang terjadi secara signifikan di bursa regional dan global yang menjadi katalis bagi pasar saham Indonesia.

ÔÇ£IHSG berpotensi akan mencoba tes break resistance di 7.100ÔÇö7.150. Hati-hati jika gagal break, masih berpotensi koreksi kembali ke 6.850ÔÇö7.000,ÔÇØ pungkas Fanny, Head of Retail Research BNI Sekuritas.

Analisis harian tersebut juga menyoroti perlunya kewaspadaan bagi para investor meski indeks sedang dalam tren menguat. Sebagai informasi tambahan, pada perdagangan hari sebelumnya IHSG ditutup menguat 0,5 persen meskipun terdapat aksi jual bersih oleh investor asing sebesar Rp484 miliar yang menyasar saham-saham perbankan besar.

KategoriEmitenPerubahan (%)Harga (Rp)
Top GainerPT Batavia Prosperindo Trans Tbk. (BPTR)+25,88%107
Top GainerPT Danasupra Erapacific Tbk. (DEFI)+20,00%240
Top LoserPT Tunas Alfin Tbk. (TALF)-10,18%750
Top LoserPT Ricky Putra Globalindo Tbk. (RICY)-9,52%114

Untuk sesi perdagangan hari ini, BNI Sekuritas mematok level support IHSG berada pada kisaran 6.950 hingga 7.000. Sementara itu, target ambang batas atas atau resistance diprediksi berada pada rentang 7.100 sampai 7.150.

Artikel terkait

Rekomendasi