Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (14/4/2026) dengan berakhir di level 7.675. Lonjakan indeks ini terjadi setelah pasar dibuka pada zona hijau di level 7.598 pada pagi harinya.
Data dari RTI menunjukkan indeks melesat hingga 175 poin atau setara dengan kenaikan 2,34 persen dibandingkan hari sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG sempat menyentuh titik tertinggi pada posisi 7.686 dan titik terendah di level 7.592.
Aktivitas pasar tercatat sangat dinamis dengan nilai transaksi mencapai Rp 24,72 triliun. Volume perdagangan melibatkan 52,93 miliar lembar saham yang berpindah tangan melalui 3.104.833 kali frekuensi transaksi oleh para investor.
Pergerakan pasar didominasi oleh tren positif di mana sebanyak 548 saham mengalami penguatan harga. Sementara itu, terdapat 151 saham yang tercatat melemah dan 119 saham lainnya bertahan pada posisi stagnan hingga akhir perdagangan.
Kinerja mingguan indeks turut menunjukkan performa yang kuat dengan total penguatan mencapai 10,11 persen. Jika diakumulasikan dalam satu bulan terakhir, posisi IHSG juga masih berada di jalur positif dengan kenaikan sebesar 4,61 persen.
Meskipun menguat dalam jangka pendek, data historis enam bulanan menunjukkan IHSG masih tertahan di zona merah dengan penurunan 4,54 persen. Kondisi serupa terlihat pada performa tahun berjalan atau year to date (ytd) yang masih mencatatkan minus 11,23 persen.