Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22,01 poin atau 0,36 persen ke level 6.184,05 setelah bergerak fluktuatif pada sejam pertama perdagangan hari Senin, 25 Mei 2026.
Pergerakan indeks pada hari ini bervariasi dalam rentang 6.124 hingga 6.224, seperti dilansir dari Investor Daily berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI).
Volume perdagangan dalam satu jam tersebut mencapai 10,03 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,96 triliun dan frekuensi sebanyak 687.042 kali.
Tercatat sebanyak 431 saham mengalami kenaikan harga, 229 saham melemah, serta 146 saham lainnya stagnan, sementara saham-saham blue chip LQ45 melonjak 1,04 persen.
Di tengah kondisi fluktuatif tersebut, lima saham mencatatkan kenaikan harga berkisar antara 13 persen hingga 27 persen sehingga masuk dalam daftar top gainers.
Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) memimpin daftar dengan kenaikan tertinggi sebesar 23,02 persen ke posisi Rp 775 per lembar.
Penguatan ini diikuti oleh PT Jasa Berdikari Logistics (LAJU) yang naik 21,67 persen ke Rp 73, dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melonjak 16,18 persen ke Rp 158.
Selanjutnya, saham PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) meningkat 15,97 persen ke Rp 690, dan PT MD Entertainment Tbk (FILM) terangkat 15,05 persen ke level Rp 2.370.
Sebaliknya, tiga saham terperosok hingga membentur batas auto rejection bawah (ARB) dan menempati urutan teratas kelompok top losers.
Ketiga saham tersebut adalah PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) yang anjlok 15 persen ke Rp 119, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) merosot 15 persen ke Rp 1.445, dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) turun 14,58 persen ke Rp 246.
Kondisi pasar domestik ini berjalan selaras dengan mayoritas indeks saham di Asia yang bergerak menguat pada sejam perdagangan tersebut.
Indeks Straits Times Singapura tercatat naik 0,44 persen, Nikkei Jepang melonjak 2,85 persen, dan Shanghai China menguat 0,8 persen, sedangkan bursa Hang Seng Hongkong sedang libur.