IHSG Menguat ke Level 7.174 Meski Investor Asing Lakukan Aksi Jual

IHSG Menguat ke Level 7.174 Meski Investor Asing Lakukan Aksi Jual
Foto: Ilustrasi IHSG Menguat ke Level 7.174 Meski Investor Asing Lakukan Aksi Jual.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis (7/5/2026) di Bursa Efek Indonesia. Indeks melonjak sebesar 81,854 poin atau setara 1,15 persen menuju level 7.174,321 di tengah tekanan aksi jual oleh investor asing.

Berdasarkan data otoritas bursa yang dilansir dari Money, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell mencapai Rp 360 miliar di pasar reguler. Namun, situasi berbeda terlihat di pasar tunai dan negosiasi yang justru mencatat beli bersih asing senilai Rp 283,95 miliar.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi instrumen yang paling banyak dilepas asing dengan nilai jual bersih mencapai Rp 316 miliar. Meski demikian, harga saham BMRI ditutup naik 2,88 persen atau bertambah 130 poin ke posisi Rp 4.640 per lembar saham.

Selain BMRI, aksi jual investor asing juga menyasar sejumlah saham unggulan lainnya. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan net sell Rp 128 miliar, diikuti PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 98 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 83 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 57 miliar.

Pergerakan harga saham-saham tersebut bervariasi, di mana BBCA justru menguat 4,62 persen ke level Rp 6.225. Sebaliknya, saham AMMN mengalami tekanan cukup dalam dengan koreksi harga mencapai 7,20 persen ke posisi Rp 4.640 pada akhir perdagangan.

Di sisi lain, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi primadona koleksi investor asing dengan nilai beli bersih sebesar Rp 335 miliar. Saham lain yang banyak diburu meliputi PT Timah Tbk (TINS) senilai Rp 77 miliar dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebesar Rp 68 miliar.

Daftar beli bersih asing juga mencakup PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan nilai Rp 45 miliar. Terakhir, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) turut mencatatkan net buy oleh investor mancanegara sebesar Rp 34 miliar.

Artikel terkait

Rekomendasi