IHSG Melambung ke Level 7.057 Meski Investor Asing Jual Bersih

IHSG Melambung ke Level 7.057 Meski Investor Asing Jual Bersih
Foto: Ilustrasi IHSG Melambung ke Level 7.057 Meski Investor Asing Jual Bersih.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 85,15 poin atau 1,22 persen ke posisi 7.057,106 pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026). Penguatan ini membawa indeks menembus level psikologis 7.000 meskipun dibayangi aksi jual bersih oleh investor asing.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan investor asing membukukan net sell sebesar Rp 518,39 miliar di seluruh pasar, sebagaimana dilansir dari Money. Tekanan jual di pasar reguler mencapai Rp 317,94 miliar, sementara pasar tunai dan negosiasi menyumbang Rp 200,44 miliar.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi sasaran jual asing terbesar dengan nilai mencapai Rp 342,2 miliar. Meski demikian, harga saham BMRI tetap ditutup menguat ke level 4.490 atau naik 1,58 persen setelah sempat menyentuh angka tertinggi harian di 4.570.

Pelepasan aset oleh investor asing juga menyasar saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) senilai Rp 169,2 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 144,8 miliar. Berbeda dengan BMRI, saham EMAS merosot tajam 3,09 persen ke posisi 8.625.

Saham BBCA masih mampu bertahan di zona hijau dengan penguatan terbatas sebesar 0,85 persen ke angka 5.950. Secara teknikal, pergerakan saham bank swasta terbesar ini terpantau melemah pada paruh akhir sesi perdagangan setelah mencapai puncaknya di 6.075.

Di sisi lain, investor asing justru melakukan aksi beli bersih pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai Rp 213 miliar. Posisi net buy berikutnya ditempati oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp 138,1 miliar dan PT Shield On Service Tbk (SOSS) senilai Rp 70,8 miliar.

Performa IHSG sepanjang hari ini bergerak cukup dinamis setelah dibuka pada level 6.968,56 dan sempat terjatuh ke posisi terendah 6.921,61. Momentum pembalikan arah terjadi hingga indeks menyentuh level tertinggi harian di 7.069,20 sebelum akhirnya sedikit melandai di penutupan.

Aktivitas perdagangan melibatkan volume transaksi sebanyak 43,92 miliar saham dengan nilai transaksi total mencapai Rp 23,87 triliun. Tercatat sebanyak 342 saham mengalami penguatan, 314 saham melemah, dan 163 saham lainnya tidak bergerak dari posisi semula.

Frekuensi perdagangan pada sesi ini tercatat sebanyak 2,46 juta kali transaksi. Dengan hasil perdagangan tersebut, total kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia kini menyentuh angka Rp 12.654,69 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi