Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka terkoreksi sebesar 0,65 persen ke posisi 6.924,20 pada awal perdagangan Senin (11/5/2026). Penurunan ini dipicu oleh melemahnya ratusan saham emiten, termasuk sejumlah saham perbankan dan industri besar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dilansir dari Market melalui data BEI, tercatat sebanyak 324 saham mengalami pelemahan harga, sementara 219 saham menguat dan 416 lainnya tidak bergerak. Penurunan indeks dipimpin oleh saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang merosot hingga 7,13 persen ke level Rp4.300 per lembar saham.
Emiten lain yang turut menekan indeks adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) dengan penurunan 5,49 persen dan PT Indosat Tbk. (ISAT) yang terkoreksi 5,36 persen. Selain itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) terpantau turun 3,09 persen, diikuti PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) dan PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) yang masing-masing melemah di atas 2 persen.
Di tengah pelemahan indeks, beberapa saham justru mencatatkan performa positif. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik 2,06 persen, sedangkan emiten tambang PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dan PT Astra International Tbk. (ASII) menguat masing-masing 1,38 persen dan 1,29 persen. Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga ditutup di zona hijau pada sesi pembukaan.
| Kode Saham | Nama Emiten | Perubahan (%) | Harga (Rp) |
|---|---|---|---|
| BMRI | Bank Mandiri (Persero) Tbk. | -7,13 | 4.300 |
| JPFA | Japfa Comfeed Indonesia Tbk. | -5,49 | 2.410 |
| ISAT | Indosat Tbk. | -5,36 | 2.120 |
| AMMN | Amman Mineral Internasional Tbk. | -3,09 | 4.080 |
| ADMR | Alamtri Minerals Indonesia Tbk. | -2,74 | 1.775 |
| AKRA | AKR Corporindo Tbk. | -2,33 | 1.465 |
| EMTK | Elang Mahkota Teknologi Tbk. | -1,97 | 745 |
| MAPI | Mitra Adiperkasa Tbk. | +2,06 | 1.485 |
| INCO | Vale Indonesia Tbk. | +1,38 | 5.500 |
| ASII | Astra International Tbk. | +1,29 | 5.900 |
| AMRT | Sumber Alfaria Trijaya Tbk. | +1,01 | 1.495 |
| BUMI | Bumi Resources Tbk. | +0,93 | 218 |
| BBCA | Bank Central Asia Tbk. | +0,81 | 6.225 |
| PTBA | Bukit Asam (Persero) Tbk. | +0,70 | 2.880 |
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, memberikan proyeksi bahwa pergerakan indeks akan mencoba menguji titik dukungan bawah atau level support. Hal ini merupakan kelanjutan dari tren negatif yang terjadi pada pekan sebelumnya sebesar 2,86 persen.
"Secara teknikal, IHSG akan menguji level support pentingnya pada 6.900ÔÇö6.920. Pasar akan terus mencermati perkembangan isu kenaikan royalti mineral sembari menunggu beberapa rilis data penting seperti consumer confidence Indonesia dan pengumuman rebalancing MSCI di 12 Mei 2026," kata Reza Diofanda, Analis BRI Danareksa Sekuritas.
Sentimen pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan royalti mineral serta penyesuaian bobot indeks MSCI yang dijadwalkan pada hari berikutnya.