IHSG Melemah 3,53 Persen pada Pekan Pendek Mei 2026

IHSG Melemah 3,53 Persen pada Pekan Pendek Mei 2026
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah 3,53 Persen pada Pekan Pendek Mei 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tren negatif dengan penurunan sebesar 3,53 persen pada periode perdagangan 11 hingga 13 Mei 2026. Penurunan performa bursa domestik ini terjadi di tengah durasi perdagangan yang hanya berlangsung selama tiga hari efektif akibat libur nasional.

Penyusutan indeks tersebut membawa IHSG mendarat di posisi 6.723,32 pada akhir pekan ini. Padahal, sebagaimana dilansir dari Money, posisi indeks pada penutupan pekan sebelumnya masih bertahan di level 6.936,39 menurut catatan resmi otoritas bursa.

Koreksi tajam juga terlihat pada nilai kapitalisasi pasar yang merosot sebesar 4,68 persen dalam satu pekan. Nilai aset pasar modal Indonesia yang sebelumnya mencapai Rp 12.406 triliun kini terkoreksi menjadi Rp 11.825 triliun pada penutupan perdagangan terakhir.

Aktivitas transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara keseluruhan menunjukkan pelemahan signifikan di semua lini statistik. Rata-rata nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp 18,82 triliun, atau mengalami penurunan tajam 18,78 persen dari angka pekan lalu yang mencapai Rp 23,05 triliun.

Data BEI per Sabtu (16/5/2026) juga menyoroti penurunan volume transaksi harian sebesar 22,01 persen menjadi 35,76 miliar saham. Sebaliknya, frekuensi transaksi harian hanya terkoreksi tipis 0,56 persen menjadi 2,53 juta kali perdagangan dibandingkan pekan sebelumnya yang sebanyak 2,55 juta kali.

Arus modal keluar turut mewarnai pergerakan pasar seiring dengan aksi jual yang dilakukan oleh pemodal internasional. Investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp 1,53 triliun pada penutupan pekan ini, yang menambah total akumulasi jual bersih asing sepanjang tahun 2026 menjadi Rp 40,82 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi