IHSG Melemah ke Level 6.858 Diiringi Net Sell Asing Rp 931 Miliar 12 Mei 2026

IHSG Melemah ke Level 6.858 Diiringi Net Sell Asing Rp 931 Miliar 12 Mei 2026
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah ke Level 6.858 Diiringi Net Sell Asing Rp 931 Miliar 12 Mei 2026.

Aksi jual bersih atau net sell oleh investor asing melanda Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai mencapai Rp 931,91 milar. Tekanan jual ini terjadi bersamaan dengan merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 46,72 poin atau 0,68 persen ke posisi 6.858 pada perdagangan Selasa (12/5/2026).

Dilansir dari Investortrust, saham ANTM menjadi sasaran net sell tertinggi dengan nilai Rp 217,76 miliar. Posisi tersebut diikuti oleh saham BMRI sebesar Rp 181,74 miliar, CUAN senilai Rp 173,97 miliar, DSSA mencapai Rp 140,11 miar, serta BBRI yang mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 57,21 miliar.

Di sisi lain, beberapa saham justru membukukan pembelian bersih atau net buy oleh investor asing. Saham ADRO memimpin dengan net buy sebesar Rp 95,13 miliar, disusul TLKM senilai Rp 94,49 miar, TINS mencapai Rp 48,27 miliar, INKP sebesar Rp 41,85 miliar, dan BRPT senilai Rp 34,55 miar.

Penurunan yang dialami IHSG ini menunjukkan tren yang berlawanan dengan mayoritas bursa di Asia yang bergerak menguat. Koreksi di pasar saham ini juga berjalan beriringan dengan melemahnya nilai tukar rupiah yang menyentuh rekor terendah baru di level Rp 17.500.

Kejatuhan indeks saham domestik turut didorong oleh penurunan di sebagian besar sektor saham. Sektor kesehatan terkoreksi paling dalam sebesar 3,52 persen, diikuti sektor industri yang melemah 3,20 persen. Sektor infrastruktur juga turun 1,49 persen, sektor consumer non primer merosot 1,44 persen, dan sektor teknologi terpangkas 0,61 persen. Sebaliknya, sektor material dasar, transportasi, dan keuangan justru mengalami kenaikan.

Kendati IHSG mengalami pelemahan yang cukup dalam, terdapat dua saham yang berhasil melonjak hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA). Saham CCSI melesat sebesar 25 persen menuju level Rp 300, sementara saham ELPI mengalami kenaikan sebesar 24,90 persen ke posisi Rp 1.630.

Beberapa saham lain juga mencatatkan penguatan signifikan meskipun tidak sampai menyentuh batas ARA. Saham NZI terpantau melesat hingga 30,82 persen ke harga Rp 191, saham KJEN meningkat 24 persen menjadi Rp 155, saham GRIA menguat 20 persen ke level Rp 120, serta saham BRPT melonjak 14,86 persen menuju harga Rp 2.280.

Pada hari sebelumnya, IHSG juga ditutup di zona merah dengan koreksi sebesar 63,78 poin atau 0,92 persen ke level 6.905. Saat itu, investor asing juga melakukan aksi jual bersih dengan nilai mencapai Rp 751,15 miliar, di mana saham BMRI, BUMI, dan DSSA menjadi target penjualan terbesar.

Artikel terkait

Rekomendasi