IHSG Melemah ke Level 6.178 Akibat Kenaikan Suku Bunga BI

IHSG Melemah ke Level 6.178 Akibat Kenaikan Suku Bunga BI
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah ke Level 6.178 Akibat Kenaikan Suku Bunga BI.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan pelemahan signifikan hingga menyentuh level 6.178 akibat dominasi tren bearish yang kuat pada hari Kamis (21/5/2026). Penurunan indeks acuan Bursa Efek Indonesia sebesar 2,22 persen ini terjadi setelah melewati batas bawah area pertahanan penting.

Kondisi pasar modal yang dilansir dari Investor Daily menunjukkan penurunan tajam dengan mencatatkan 527 saham bergerak melemah. Sebaliknya, hanya ada 164 saham yang mengalami penguatan, sementara 114 saham lainnya bergerak stagnan di tengah tekanan jual yang masif.

Pergerakan indeks saham saat ini berada di bawah garis rata-rata bergerak 200 hari (MA200) setelah menembus area support 6.870 hingga 7.020. Penurunan ini memicu perubahan peta teknikal indeks dengan batas perlawanan baru di level 6.635 dan batas pertahanan utama di angka 5.900.

"Tekanan jual juga terlihat dari indikator MACD yang kembali melemah dan menunjukkan momentum bearish berlanjut," kata BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) dalam catatan resminya.

Sentimen negatif pasar diperparah oleh keputusan Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen sehingga memicu kekhawatiran likuiditas. Selain itu, pergerakan negatif saham-saham dari grup Prajogo Pangestu seperti BREN, TPIA, dan BRPT ikut menjadi faktor utama yang memberatkan indeks.

"Risalah FOMC menunjukkan The Fed masih cenderung hawkish akibat risiko inflasi dari konflik Iran. Rupiah yang masih berada di kisaran Rp 17.600/US$ turut meningkatkan kekhawatiran capital outflow," pungkas BRIDS.

Artikel terkait

Rekomendasi