IHSG Melemah Akibat Kemerosotan Seluruh Indeks Sektoral di BEI

IHSG Melemah Akibat Kemerosotan Seluruh Indeks Sektoral di BEI
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah Akibat Kemerosotan Seluruh Indeks Sektoral di BEI.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat. Kondisi ini dipicu oleh pelemahan yang terjadi pada seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip dari Investasi.

Sektor barang baku menjadi pencatat penurunan terdalam sebesar 8,14 persen. Pelemahan ini kemudian diikuti oleh sektor transportasi yang merosot 6,11 persen, serta sektor perindustrian yang turun 4,79 persen.

Sektor lain yang turut melemah meliputi sektor infrastruktur sebesar 4,16 persen, kesehatan 3,84 persen, keuangan 3,80 persen, barang konsumer non-primer 3,44 persen, dan energi 3,36 persen.

Penurunan juga merambah ke sektor properti dan real estate sebesar 2,95 persen. Sektor teknologi mengalami koreksi 2,84 persen, sedangkan sektor barang konsumer primer menyusut 2,60 persen.

Aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan total volume saham mencapai 21,55 miliar. Sementara itu, nilai transaksi secara keseluruhan membukukan angka Rp 11,95 triliun.

Kondisi pasar secara umum didominasi oleh pergerakan negatif. Tercatat sebanyak 682 saham mengalami pelemahan, 84 saham menguat, dan 52 saham lainnya bergerak stagnan.

Pada jajaran saham bluechip LQ45, sejumlah emiten masuk ke dalam kategori top losers. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) merosot 14,86 persen ke posisi Rp 3.150 per saham.

Pelemahan terdalam berikutnya dialami oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang turun 12,09 persen menjadi Rp 2.400 per saham. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) juga terkoreksi 10,64 persen menuju Rp 5.250 per saham.

Sebaliknya, beberapa saham di LQ45 tetap mampu mencatatkan penguatan sebagai top gainers. PT Astra International Tbk (ASII) menguat 1,30 persen ke level Rp 5.825 per saham.

Kenaikan juga dibukukan oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar 1,27 persen ke posisi Rp 1.590 per saham. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turut naik 0,73 persen ke harga Rp 24.125 per saham.

Artikel terkait

Rekomendasi