IHSG Melemah 0,68 Persen Saat Investor Asing Borong Saham ADRO

IHSG Melemah 0,68 Persen Saat Investor Asing Borong Saham ADRO
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah 0,68 Persen Saat Investor Asing Borong Saham ADRO.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup mengalami penurunan sebesar 46,72 poin atau 0,68 persen ke posisi 6.858,9 pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Penurunan ini terjadi di tengah aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing pada beberapa saham unggulan seperti ADRO dan TINS.

Data Stockbit mencatat bahwa saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp 95,13 miliar. Posisi tersebut diikuti oleh PT Timah Tbk (TINS) dengan net buy sebesar Rp 48,27 miliar dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) senilai Rp 43,54 miliar.

Dilansir dari Investor Daily, meskipun terdapat aksi beli pada saham-saham tertentu, investor asing secara keseluruhan mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) di seluruh pasar yang mencapai Rp 931,89 miliar. Tekanan jual di pasar reguler tercatat sebesar Rp 799,25 miliar, sementara pasar negosiasi dan tunai menyumbang net sell senilai Rp 132,64 miliar.

Pergerakan pasar pada hari tersebut melibatkan total nilai transaksi sebesar Rp 16,04 triliun dengan volume perdagangan mencapai 30,8 miliar saham. Tercatat sebanyak 217 saham mengalami penguatan, 486 saham melemah, dan 256 saham lainnya berada pada posisi stagnan.

Daftar 10 Saham dengan Net Buy Asing Terbesar (12/5/2026)
EmitenKode SahamNilai Net Buy
PT Alamtri Resources Indonesia TbkADRORp 95,13 miliar
PT Timah TbkTINSRp 48,27 miliar
PT Telkom Indonesia (Persero) TbkTLKMRp 43,54 miliar
PT Indah Kiat Pulp & Paper TbkINKPRp 41,85 miliar
PT Barito Pacific TbkBRPTRp 34,5 miliar
PT Indosat TbkISATRp 33,5 miliar
PT Bukit Uluwatu Villa TbkBUVARp 26,6 miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) TbkBBNIRp 21 miliar
PT Bakrie & Brothers TbkBNBRRp 20,9 miliar
PT Mitra Adiperkasa TbkMAPIRp 15,2 miliar

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada hari tersebut tercatat cukup padat dengan total frekuensi transaksi yang mencapai 2,5 juta kali.

Artikel terkait

Rekomendasi