Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,50 persen ke level 7.092,47 pada penutupan perdagangan Rabu (6/5/2026). Data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dilansir dari Money menunjukkan indeks menguat dari posisi sebelumnya di level 7.057,11.
Laju indeks terpantau bergerak stabil pada rentang 7.049,92 hingga 7.127,72 setelah dibuka pada level 7.086,34 pagi tadi. Mayoritas indeks utama memberikan kontribusi positif, termasuk LQ45 yang naik 1,18 persen ke 682,76 dan KOMPAS100 yang menguat 0,54 persen ke posisi 959,07.
Sektor bahan baku memimpin penguatan sektoral dengan kenaikan signifikan sebesar 1,91 persen ke level 2.229,89. Tren positif juga diikuti oleh sektor barang konsumen non-primer sebesar 1,41 persen, sektor transportasi dan logistik 1,21 persen, serta sektor properti yang tumbuh 0,99 persen.
Indeks berbasis syariah turut mencatatkan performa apik dengan kenaikan Jakarta Islamic Index (JII) sebesar 0,98 persen ke 470,69. Sementara itu, Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) mengalami penguatan 1,07 persen ke level 255,45 dan JII70 naik 1,04 persen ke 182,84.
Beberapa sektor mengalami koreksi di tengah penguatan indeks, yakni sektor kesehatan yang turun 0,65 persen dan sektor keuangan yang melemah 0,64 persen. Sektor energi juga mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,13 persen ke level 3.757,68.
Aktivitas perdagangan di bursa terpantau cukup dinamis dengan total volume mencapai 34,88 miliar saham dan nilai transaksi menembus Rp 17,68 triliun. Tercatat sebanyak 361 saham mengalami penguatan, sementara 306 saham melemah dan 292 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Saham DEFI memimpin jajaran top gainers dengan lonjakan 34,23 persen, diikuti oleh RICY sebesar 34,04 persen dan PYFA sebesar 25,00 persen. Di sisi lain, saham YPAS memimpin jajaran top losers setelah merosot 14,73 persen ke level 1.100 per lembar saham.
Bursa saham di kawasan Asia mayoritas mengekor penguatan IHSG, dipimpin oleh lonjakan KOSPI Korea Selatan sebesar 6,45 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong dan SSE Composite China juga kompak menguat masing-masing sebesar 1,22 persen dan 1,17 persen.