Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan dan ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data RTI pada Kamis (21/5/2026), indeks saham ambles ke level 6.000-an.
Seperti diberitakan oleh Detik Finance, IHSG tepatnya mendarat di posisi 6.094 setelah terkoreksi sebesar 233 poin atau minus 3,54 persen. Padahal, pada pembukaan perdagangan pagi hari, indeks sempat bergerak di zona hijau dan mencapai level 6.366.
Pergerakan indeks sepanjang hari ini mencatatkan performa di rentang yang cukup lebar. Level tertinggi yang berhasil disentuh berada di angka 6.378, sedangkan titik terendah melosot hingga ke level 6.080.
Aktivitas di lantai bursa mencatatkan nilai transaksi yang menembus Rp 18,28 triliun. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 35,59 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2.145.757 kali.
Mayoritas saham bergerak melemah pada perdagangan kali ini. Tercatat sebanyak 663 saham mengalami penurunan harga, sementara hanya 88 saham yang bergerak menguat, dan 69 saham lainnya stagnan.
Penurunan tajam ini memperburuk rekam jejak indeks dalam beberapa waktu terakhir. Secara mingguan, IHSG tercatat minus 11,14 persen, dan secara bulanan akumulasi pelemahannya mencapai 19,74 persen.
Jika dihitung sejak awal tahun, performa IHSG secara year to date mengalami penurunan sebesar 29,51 persen. Kendati demikian, dalam jangka waktu 6 bulanan, indeks masih membukukan pertumbuhan positif dengan menguat 25,36 persen.