IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan Menuju Resistance 6.300

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan Menuju Resistance 6.300
Foto: Ilustrasi IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan Menuju Resistance 6.300.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan bakal meneruskan tren kenaikan pada sesi perdagangan Selasa (26/5/2026). Seperti diberitakan oleh Investor Daily, performa indeks disokong oleh pergerakan positif di sektor perbankan.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG bertengger di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,72% ke posisi 6.206. Perolehan ini tetap terjaga meskipun investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 1,07 triliun.

Faktor eksternal yang memengaruhi laju pasar modal datang dari perhatian investor terhadap proses negosiasi perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat. Perkembangan ini diharapkan mampu menekan volatilitas geopolitik di tingkat global.

Sementara dari dalam negeri, sentimen positif mengalir berkat adanya keputusan penundaan eksekusi kebijakan ekspor secara penuh. Kebijakan lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tersebut diundur pelaksanaannya sampai dengan tahun 2027.

Berdasarkan pemetaan grafik, indeks dinilai mempunyai fondasi kuat untuk kembali bangkit. Pergerakan teknikal menunjukkan ketahanan performa pada indeks domestik saat ini.

"Secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di area support 5.900ÔÇô6.100 dan berpeluang melanjutkan rebound terbatas menuju resistance 6.250ÔÇô6.300," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam ulasan, Selasa (26/5/2026).

Meski demikian, fluktuasi pasar diproyeksikan masih akan berjalan dinamis. Para pelaku pasar modal saat ini tengah mengantisipasi agenda rebalancing MSCI serta potensi aksi ambil untung sebelum memasuki masa libur panjang bursa.

Kondisi pasar global juga dipengaruhi oleh aktivitas di Amerika Serikat, di mana pasar saham AS menghentikan aktivitas perdagangan komparatif karena peringatan Memorial Day yang jatuh pada hari Senin terakhir bulan Mei.

Untuk memandu aktivitas transaksi harian di tengah situasi ini, sejumlah saham dinilai potensial untuk diperhatikan. BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi saham SUPA, HRTA, dan MAPA untuk trading, Selasa (26/5/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi