Gerak Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia menunjukkan performa positif pada awal perdagangan. Dilansir dari Investortrust, indeks saham domestik pada hari Senin, 4 Mei 2026, bergerak naik sebesar 32,12 poin atau setara 0,46 persen menuju level 6.988.
Apresiasi nilai indeks di dalam negeri ini berjalan selaras dengan tren penguatan yang terjadi pada sebagian besar indeks saham di wilayah Asia. Sektor material dasar memimpin penguatan sebesar 1,43 persen, diikuti oleh sektor industri yang menguat 0,83 persen.
Sektor infrastruktur turut menyumbang penguatan sebesar 0,78 persen, disusul properti sebesar 0,56 persen, dan consumer non-primer sebesar 0,51 persen. Namun, koreksi justru menimpa beberapa sektor lain seperti bidang teknologi, kesehatan, serta transportasi.
Seiring dengan kurva hijau indeks, beberapa emiten mencatatkan lonjakan harga yang signifikan. Saham ENAK langsung melesat sebesar 25 persen hingga menyentuh angka Rp 440 per lembar saham.
Kenaikan tajam juga dialami oleh saham SONA yang menguat sebesar 23,26 persen menjadi Rp 3.180. Sementara itu, saham BCIP terpantau mengalami penguatan sebesar 19,70 persen menuju posisi Rp 79.
Kondisi awal pekan ini berbalik arah dari penutupan perdagangan pada akhir pekan sebelumnya yang mengalami tekanan besar. IHSG tercatat merosot tajam hingga 144,43 poin atau anjlok sebesar 2,03 persen ke posisi 6.956.
Bahkan dalam dinamika transaksi saat itu, indeks sempat melemah lebih dari 3 persen hingga menyentuh level 6.876. Penurunan tersebut tercatat sebagai koreksi yang paling dalam di kawasan Asia.
Seluruh sektor saham menjadi pemicu kemerosotan indeks pada akhir pekan tersebut, terutama material dasar, industri, properti, dan consumer non-primer. Sektor-sektor lainnya juga dilaporkan tergerus hingga di atas 1 persen.
Kendati indeks utama tertekan hebat, beberapa saham terpantau tetap menguat. Saham SDMU melaju hingga 28,57 persen ke level Rp 126, sedangkan HERO naik 24,74 persen menjadi Rp 474.
Selanjutnya, saham ADHI mencatatkan peningkatan sebesar 16,48 persen menjadi Rp 212. Saham SONA naik 15,70 persen ke angka Rp 2.580, dan INDS ditutup menguat 15,79 persen pada posisi Rp 440.