IHSG BEI Anjlok Delapan Persen dalam Sepekan Perdagangan

IHSG BEI Anjlok Delapan Persen dalam Sepekan Perdagangan
Foto: Ilustrasi IHSG BEI Anjlok Delapan Persen dalam Sepekan Perdagangan.

Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia merosot tajam sebesar 8,35 persen ke level 6.162 pada penutupan perdagangan pekan 18-22 Mei 2026. Penurunan dari posisi pekan sebelumnya di level 6.723,3 ini disertai penyusutan kapitalisasi pasar bursa.

Dilansir dari Investor Daily, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat turun sebesar 10,07 persen menjadi Rp 10.635 triliun dari Rp 11.825 triliun pada pekan sebelumnya. Penurunan tersebut membuat nilai kapitalisasi pasar hilang sebesar Rp 1.190 triliun.

Berdasarkan data otoritas bursa, terdapat 10 saham yang menjadi penggerak utama indeks di tengah pelemahan ini. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menjadi penopang terbesar dengan menyumbang 8,32 poin setelah harga sahamnya naik 7,07 persen dan mencatat kapitalisasi pasar free float Rp 56,2 triliun.

PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) menyusul dengan kontribusi 4,61 poin berkat kenaikan harga 7,69 persen dan kapitalisasi pasar free float Rp 28,79 triliun. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turut menyumbang 2,38 poin dengan kenaikan harga 4,57 persen.

Emiten lain yang menggerakkan indeks meliputi PT Mayora Indah Tbk (MYOR) sebesar 0,77 poin, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebesar 0,55 poin, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) sebesar 0,38 poin. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menyumbang 0,32 poin, diikuti PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) 0,31 poin, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) 0,21 poin, dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) 0,2 poin.

Pada periode yang sama, sejumlah saham mengalami lonjakan harga signifikan dan masuk dalam jajaran pencetak keuntungan tertinggi. Saham PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) memimpin kelompok ini dengan kenaikan 29,36 persen dari harga Rp 109 menjadi Rp 141 per lembar.

Emiten lain dalam jajaran peraih keuntungan terbesar adalah PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) yang menguat 12,39 persen menjadi Rp 254. Selanjutnya, saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) melonjak 12 persen menjadi Rp 140, sedangkan saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) meningkat 11,03 persen menjadi Rp 14.600.

Barisan saham tersebut dilengkapi oleh PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) yang naik 10,58 persen ke posisi Rp 5.750, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) terangkat 9,09 persen menjadi Rp 780, dan PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) menguat 8,61 persen menjadi Rp 328. PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) naik 8,6 persen menjadi Rp 3.790, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) meningkat 7,69 persen menjadi Rp 14.000, serta PT Inter-Delta Tbk (INTD) terkerek 7,5 persen menjadi Rp 258.

Artikel terkait

Rekomendasi