IHSG Anjlok Hampir 2 Persen Saat Bursa Asia Menguat

IHSG Anjlok Hampir 2 Persen Saat Bursa Asia Menguat
Foto: Ilustrasi IHSG Anjlok Hampir 2 Persen Saat Bursa Asia Menguat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan hampir 2 persen pada sesi awal perdagangan. Koreksi indeks saham Garuda ini terjadi di tengah penguatan yang dialami oleh mayoritas bursa di Asia.

Dilansir dari Detik Finance, data perdagangan RTI Business menunjukkan IHSG anjlok sebesar 1,94 persen menuju level 6.196,80. Padahal, indeks sempat menunjukkan performa positif dan menguat ke posisi 6.378,81 pada saat pembukaan perdagangan.

Kondisi pasar modal domestik berbanding terbalik dengan situasi di kawasan regional. Pergerakan kuat di bursa Asia dipicu oleh optimisme terkait perkembangan geopolitik global, terutama pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengenai tahap akhir negosiasi perang dengan Iran yang diharapkan mampu menurunkan harga minyak dunia.

Pasar saham di wilayah Asia-Pasifik mencatatkan pembukaan yang lebih tinggi sejalan dengan tren positif di Wall Street. Pernyataan dari pihak AS berhasil meningkatkan kepercayaan diri para investor di kawasan tersebut.

Indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak 3,54 persen pada pembukaan perdagangan yang juga didorong oleh rilis data perdagangan domestik terbaru. Sementara itu, indeks Kospi di Korea Selatan memperpanjang penguatan hingga mencapai 7 persen, diikuti oleh indeks Kosdaq yang naik 4,88 persen.

Tren hijau juga terlihat di Australia dengan kenaikan indeks S&P/ASX 200 sebesar 1,62 persen. Di China, indeks CSI 300 menguat 1,67 persen, sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong bergerak naik tipis sebesar 0,24 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi