IHSG Ditutup Anjlok ke 6.599 Asing Justru Borong Saham BBCA dan BMRI

IHSG Ditutup Anjlok ke 6.599 Asing Justru Borong Saham BBCA dan BMRI
Foto: Ilustrasi IHSG Ditutup Anjlok ke 6.599 Asing Justru Borong Saham BBCA dan BMRI.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada akhir perdagangan awal pekan. Dikutip dari Investor Daily, indeks saham domestik terpuruk hingga kehilangan 124,08 poin atau merosot 1,85 persen ke posisi 6.599,2 pada Senin (18/5/2026).

Meskipun pasar secara keseluruhan mengalami koreksi dalam, investor asing justru memanfaatkan momentum ini untuk melakukan aksi beli bersih (net buy) pada beberapa saham blue chip. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi incaran utama dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp 107,1 miar.

Selain BBCA, saham perbankan pelat merah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga banyak dikoleksi asing dengan catatan net buy sebesar Rp 84,8 miliar. Di posisi ketiga, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membukukan transaksi beli bersih senilai Rp 59,2 miliar.

Aksi borong saham oleh investor asing terkonsentrasi pada beberapa emiten berkapitalisasi besar dan sektor komoditas. Berikut adalah daftar sepuluh saham yang mencatatkan nilai beli bersih terbesar oleh investor asing.

Daftar 10 Saham dengan Net Buy Asing Terbesar Senin, 18 Mei 2026
PeringkatNama Emiten (Kode Saham)Nilai Net Buy Asing
1PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)Rp 107,1 miliar
2PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)Rp 84,8 miliar
3PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)Rp 59,2 miliar
4PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)Rp 56,5 miliar
5PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)Rp 52,2 miliar
6PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)Rp 44,4 miliar
7PT Astra International Tbk (ASII)Rp 42,8 miliar
8PT Barito Pacific Tbk (BRPT)Rp 42,1 miliar
9PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)Rp 36,7 miliar
10PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)Rp 25,6 miliar

Aksi Jual Bersih Asing dan Statistik Perdagangan

Secara kumulatif, investor asing sebenarnya mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) di seluruh pasar yang mencapai Rp 463,9 miliar. Tekanan jual terbesar terjadi di pasar reguler dengan nilai mencapai Rp 460,3 miliar, sementara di pasar negosiasi dan tunai hanya tercatat sebesar Rp 3,65 miliar.

Total nilai transaksi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari tersebut menyentuh angka Rp 20,59 triliun. Pergerakan saham didominasi oleh tren pelemahan, di mana sebanyak 647 saham mengalami penurunan harga dan 183 saham bergerak stagnan.

Sebaliknya, hanya ada 129 saham yang berhasil menguat di zona hijau. Volume perdagangan yang dibukukan secara keseluruhan mencapai 29,7 miliar saham, dengan frekuensi transaksi yang terlaksana sebanyak 2,54 juta kali.

Artikel terkait

Rekomendasi