IHSG Merosot 3 Persen Akibat Aksi Jual Asing di Saham Perbankan

IHSG Merosot 3 Persen Akibat Aksi Jual Asing di Saham Perbankan
Foto: Ilustrasi IHSG Merosot 3 Persen Akibat Aksi Jual Asing di Saham Perbankan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam lebih dari 3 persen dipicu oleh aksi jual bersih investor asing terhadap saham-saham berkapitalisasi besar pada perdagangan Jumat (24/4). Pelepasan aset oleh pemodal luar negeri di seluruh pasar mencapai angka Rp 1,96 triliun hingga akhir paruh pertama sesi I.

Dilansir dari Detik Finance, tekanan jual paling signifikan terjadi pada sektor perbankan dan emiten milik grup konglomerat. Data dari Stockbit menunjukkan bahwa PT Bank Central Asia (BBCA) menempati urutan teratas saham yang paling banyak dijual oleh pihak asing.

Nilai jual bersih pada saham BBCA menyentuh Rp 1,29 triliun, yang mengakibatkan harga saham perbankan swasta tersebut merosot 5,06 persen menuju level Rp 6.100 per lembar. Tren negatif ini juga diikuti oleh bank-bank besar lainnya di pasar modal Indonesia.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan pelepasan aset oleh asing senilai Rp 289,80 miliar pada periode yang sama. Akibatnya, nilai saham BBRI terkoreksi sebesar 2,22 persen sehingga berada pada posisi harga Rp 3.090 per lembar saham.

Kondisi serupa dialami oleh bank pelat merah lainnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), yang mencatat penjualan bersih asing sebesar Rp 194,38 miliar. Saham perusahaan tersebut mengalami pelemahan 2,59 persen ke harga Rp 4.510 per lembar hingga penutupan perdagangan sesi I.

Sektor telekomunikasi juga tidak luput dari aksi ambil untung investor mancanegara, di mana saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dilepas sebesar Rp 71,96 miliar. Pergerakan harga saham TLKM cenderung melemah 2,43 persen ke level Rp 2.820 per lembar.

Selain badan usaha milik negara, saham-saham yang terafiliasi dengan taipan besar turut mengalami tekanan jual. PT Petrosea Tbk (PTRO) milik Prajogo Pangestu mencatat penjualan asing sebesar Rp 29,07 miliar, dengan penurunan harga saham yang cukup dalam sebesar 8,50 persen menjadi Rp 5.650.

Aksi jual juga melanda emiten milik Grup Bakrie seperti PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) dengan catatan jual bersih asing senilai Rp 10,89 miliar. Sementara itu, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatatkan angka penjualan asing sebesar Rp 8,30 miliar pada sesi pertama hari ini.

Daftar Aksi Jual Bersih Asing Sesi I (24/4)
Nama EmitenKode SahamNet Foreign Sell (Rp)Penurunan Harga (%)
Bank Central AsiaBBCA1,29 Triliun5,06%
Bank Rakyat IndonesiaBBRI289,80 Miliar2,22%
Bank MandiriBMRI194,38 Miliar2,59%
Telkom IndonesiaTLKM71,96 Miliar2,43%
PetroseaPTRO29,07 Miliar8,50%
Intermedia CapitalMDIA10,89 Miliar-
VKTR Teknologi MobilitasVKTR8,30 Miliar-

Artikel terkait

Rekomendasi