IHSG Ambles 3,92 Persen pada Sesi I Perdagangan

IHSG Ambles 3,92 Persen pada Sesi I Perdagangan
Foto: Ilustrasi IHSG Ambles 3,92 Persen pada Sesi I Perdagangan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kemerosotan tajam hingga 3,92 persen ke level 6.459 pada sesi I perdagangan Senin (18/5/2026) pukul 10.18 WIB. Penurunan signifikan di Bursa Efek Indonesia ini dipicu oleh kombinasi sentimen negatif dari pasar domestik serta global.

Data perdagangan menunjukkan pelemahan bursa saham terjadi secara massal dengan tercatatnya 677 saham memerah. Sebaliknya, hanya ada 74 saham yang bergerak di zona hijau dan 62 saham lainnya stagnan, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) dalam ulasannya menjelaskan bahwa IHSG telah menembus batas bawah atau breakdown support penting di rentang 6.870 hingga 7.020. Kondisi tersebut mengonfirmasi terjadinya kelanjutan tren menurun atau bearish continuation dengan struktur teknikal yang membentuk lower high ÔÇô lower low.

"MACD masih negatif, momentum pelemahan belum mereda," kata BRIDS dalam ulasannya, Senin (18/5/2026).

Analis sekuritas tersebut menambahkan bahwa titik support selanjutnya untuk IHSG diperkirakan berada pada level 6.320 sampai 6.530. Pergerakan indeks saham dinilai masih akan cenderung bearish selama belum berhasil melewati kembali area batas atas atau reclaim resistance.

Faktor internal yang memicu pelemahan ini meliputi depresiasi nilai tukar rupiah ke level terendah baru yang meningkatkan risiko hengkangnya modal asing (foreign outflow). Tekanan jual asing juga dipicu oleh langkah MSCI yang mengeluarkan sejumlah saham dari MSCI Standard & Small Cap Index, ditambah penundaan peningkatan status pasar Indonesia oleh FTSE Russell.

Sementara itu, tekanan dari pasar global berasal dari minimnya kesepakatan besar dalam pertemuan antara Donald Trump dan Xi Jinping. Sentimen menghindari risiko (risk off sentiment) juga semakin meningkat akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang kemudian membuat mayoritas bursa Asia bergerak melemah.

Artikel terkait

Rekomendasi