Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan pada pembukaan perdagangan sesi I, Rabu (13/5/2026). Dilansir dari Investor Daily, indeks terpantau merosot sebesar 94,95 poin atau setara 1,38 persen ke level 6.763,94.
Pergerakan pasar saham pada hari ini berada dalam zona merah dengan rentang fluktuasi di kisaran 6.747 hingga 6.769. Meskipun indeks secara keseluruhan melemah, terdapat sejumlah saham yang justru mencatatkan kenaikan harga yang sangat tajam.
Data dari RTI menunjukkan volume perdagangan mencapai 1,18 miliar saham pada menit-menit awal. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 682,86 miliar dengan frekuensi perdagangan mencapai 94.198 kali transaksi di awal sesi tersebut.
Kondisi pasar saat ini memperlihatkan dominasi koreksi, di mana sebanyak 315 saham bergerak turun dan 203 saham stagnan. Sementara itu, tercatat hanya 118 saham yang mampu bertahan dan mencatatkan penguatan di tengah tekanan pasar.
Di tengah kejatuhan indeks, lima emiten justru melesat dan masuk dalam daftar jajaran top gainers. Bahkan, satu di antaranya berhasil menyentuh batas auto rejection atas atau ARA dengan kenaikan yang sangat signifikan.
Saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) menjadi bintang pasar setelah melonjak 24,54 persen menuju harga Rp 2.030. Kenaikan ini membawa ELPI mencapai batas maksimal penguatan harian bursa.
Menyusul di posisi berikutnya, saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) yang melejit 23,68 persen ke level Rp 282. Kemudian, saham PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) juga ikut terkerek naik 21,3 persen menjadi Rp 131.
Emiten lain yang mengisi daftar penguatan adalah PT Communication Cable System Tbk (CCSI) dengan kenaikan 19,33 persen ke posisi Rp 358. PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) juga tercatat menguat 15,83 persen menjadi Rp 139.
| Kode Saham | Harga Terakhir (Rp) | Persentase Kenaikan (%) |
|---|---|---|
| ELPI | 2.030 | 24,54% |
| KOPI | 282 | 23,68% |
| SWID | 131 | 21,3% |
| CCSI | 358 | 19,33% |
| GRIA | 139 | 15,83% |
Prediksi dan Rekomendasi Saham
Meskipun dibuka dengan pelemahan tajam, Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpotensi untuk berbalik menguat. Rentang pergerakan indeks hari ini diperkirakan berada pada area support 6.791 dan resistance pada level 6.947.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa candle terakhir IHSG membentuk pola black spinning top. Posisi indeks saat ini masih berada di bawah MA5 dan MA20, namun indikator Stochastic telah menunjukkan golden cross pada area deep oversold.
ÔÇ£Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami penguatan,ÔÇØ tulis Reliance Sekuritas dalam laporannya.
Berdasarkan kondisi tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat dicermati oleh para pelaku pasar. Daftar saham pilihan tersebut mencakup emiten BRPT, PTRO, BUVA, serta saham DEWA.
Tekanan terhadap IHSG hari ini dilaporkan dipicu oleh sentimen dari pengumuman MSCI dan rilis data inflasi di Amerika Serikat. Faktor-faktor global ini menjadi penyebab utama rontoknya indeks di bursa domestik pada tengah pekan ini.