IHSG Ambles 4,3 Persen pada Perdagangan Senin Pagi

IHSG Ambles 4,3 Persen pada Perdagangan Senin Pagi
Foto: Ilustrasi IHSG Ambles 4,3 Persen pada Perdagangan Senin Pagi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sebesar 289,11 poin atau 4,3 persen ke level 6.434,2 pada satu jam pertama perdagangan hari Senin (18/5/2026). Dilansir dari Investor Daily, pergerakan indeks hari ini berada di zona merah pada rentang 6.429 hingga 6.631.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan volume perdagangan mencapai 13,2 miliar lembar saham dalam satu jam pertama tersebut. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 6,99 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.066.689 kali transaksi.

Kondisi pasar didominasi oleh pelemahan dengan 664 saham bergerak menurun, sementara hanya 74 saham yang mengalami kenaikan dan 74 saham lainnya stagnan. Di sisi lain, saham-saham blue chip yang berada dalam kelompok LQ45 juga mengalami penurunan signifikan sebesar 3,52 persen.

Pelemahan ini sejalan dengan kondisi pasar keuangan di Asia di mana indeks saham Asia kompak melemah pada satu jam perdagangan. Indeks Hang Seng di Hong Kong anjlok 1,59 persen, Straits Times di Singapura turun 0,6 persen, Nikkei di Jepang jatuh 0,92 persen, dan Shanghai di China melemah 0,24 persen.

Meskipun indeks acuan melemah tajam, sejumlah saham tetap mencatatkan lonjakan harga yang signifikan berkisar antara 11 persen hingga 17 persen. Lonjakan tertinggi dibukukan oleh PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) yang melejit 17,0 persen ke Rp 206 dan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) yang melonjak 14,15 persen ke level Rp 121.

Selanjutnya, saham PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) melesat 13,25 persen ke Rp 94, diikuti PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) yang naik 11,31 persen ke Rp 590, serta PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) yang menanjak 11,14 persen ke Rp 3.790.

Sebaliknya, tujuh saham melemah drastis hingga terkena pembatasan Auto Rejection Bawah (ARB). Saham-saham tersebut dipimpin oleh PT Link Net Tbk (LINK) yang ambrol 15 persen ke Rp 1.360 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang ambles 14,98 persen ke level Rp 880.

Penurunan tajam juga melanda PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) sebesar 14,89 persen ke Rp 3.830, PT Chandra Asri Tbk (TPIA) sebesar 14,88 persen ke Rp 3.660, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar 14,86 persen ke Rp 3.150. Sementara itu, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) terpangkas 14,81 persen ke Rp 1.495 dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) jatuh 14,75 persen ke level Rp 2.890.

Artikel terkait

Rekomendasi