Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam sebesar 3,53 persen pada penutupan perdagangan. Indeks saham domestik ini merosot 223,55 poin yang membuatnya parkir di level 6.094,94.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia melalui RTI, aktivitas perdagangan di pasar modal terbilang tinggi. Volume transaksi tercatat mencapai 35,77 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan menyentuh Rp 18,49 triliun, seperti dikutip dari Investasi.Tekanan jual yang masif mendominasi pergerakan pasar saham pada hari ini. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan melemahnya 663 saham yang menjadi penekan utama indeks, sedangkan hanya 88 saham yang menguat dan 69 saham lainnya stagnan.
Arah pergerakan indeks ke depan dinilai sangat bergantung pada pidato ekonomi Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR. Pelaku pasar tengah menantikan apakah momentum ini mampu membawa stabilitas baru atau justru membuat pasar kehilangan arah.
Tekanan terhadap IHSG semakin diperberat oleh pergerakan modal dari investor internasional. Investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 544,89 miliar di seluruh pasar yang turut memperlebar penurunan indeks.