Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penguatan pada pembukaan perdagangan Jumat (8/5/2026). Dikutip dari Investortrust, indeks naik sebesar 8,64 poin atau 0,12 persen ke posisi 7.182,96.
Pergerakan positif tersebut berbanding terbalik dengan kondisi pasar saham di Asia yang secara umum justru menunjukkan tren melemah.
Meskipun mengawali perdagangan di zona hijau, IHSG kemudian berbalik melemah menjelang menit kedua akibat penurunan di hampir seluruh sektor.
Koreksi ini didorong oleh sektor material dasar, consumer non primer, consumer primer, keuangan, properti, serta transportasi. Sebaliknya, sektor infrastruktur menjadi satu-satunya yang mengalami kenaikan.
Di tengah fluktuasi tersebut, beberapa saham mencatatkan penguatan signifikan. Saham BOBA menguat 22,86 persen menjadi Rp 342, DPUM naik 19,14 persen menjadi Rp 193, dan MORA melesat 18 persen ke posisi Rp 7.375.
Kilas Balik Perdagangan Sebelumnya
Pada perdagangan hari sebelumnya, IHSG ditutup melonjak sebesar 81,85 poin atau 1,15 persen menuju level 7.174. Namun, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yang mencapai Rp 76,40 miar.
Aksi lego jangkar investor asing paling banyak melanda saham BMRI sebesar Rp 315,69 miliar, BRPT senilai Rp 128,26 miar, dan PTRO sebesar Rp 97,70 miliar.
Lonjakan IHSG kemarin ditopang oleh kenaikan harga saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham BBCA naik 4,62 persen menjadi Rp 6.225, BBRI naik 4,75 persen menjadi Rp 3.310, BMRI naik 2,88 persen menjadi Rp 4.640, dan BBNI naik 3,92 persen menjadi Rp 3.980.
Selain perbankan, penguatan juga didukung oleh emiten grup Sinarmas, yakni MORA dan DSSA, serta beberapa sektor seperti keuangan, infrastruktur, industri, consumer non primer, consumer primer, dan kesehatan.
Daftar Saham Auto Reject Atas (ARA)
Beberapa saham mencatatkan kenaikan harga yang sangat pesat hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) pada perdagangan sebelumnya.
| Kode Saham | Persentase Kenaikan | Harga Akhir (Rp) |
|---|---|---|
| DPUM | 35% | 162 |
| ESIP | 34,15% | 220 |
| NATO | 25% | 775 |
| DEPO | 25% | 320 |
| ALKA | 24,79% | 730 |
| MORA | 19,62% | 6.250 |