IHSG 7 Mei 2026 Dibuka Menguat ke Level 7.160 Meski Rawan Koreksi

IHSG 7 Mei 2026 Dibuka Menguat ke Level 7.160 Meski Rawan Koreksi
Foto: Ilustrasi IHSG 7 Mei 2026 Dibuka Menguat ke Level 7.160 Meski Rawan Koreksi.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis, 7 Mei 2026, dengan performa positif di zona hijau. Kenaikan signifikan terlihat sejak sesi pembukaan yang didorong oleh optimisme pelaku pasar di hampir seluruh sektor saham.

Dikutip dari Info, IHSG tercatat dibuka pada level 7.160,78, mengalami peningkatan dari posisi penutupan hari sebelumnya di angka 7.092,46. Pergerakan indeks terpantau berada pada rentang 7.159,15 hingga 7.204,78 selama sesi awal berlangsung.

Hingga pukul 16:00 WIB, penguatan indeks mencapai sekitar 89 poin atau setara 1,32 persen menuju level 7.174,93. Kondisi ini juga diikuti oleh indeks saham unggulan LQ45 yang meroket 1,55 persen ke posisi 693.

Data perdagangan menunjukkan sebanyak 391 saham berhasil menguat, sementara 169 saham lainnya melemah, dan 168 saham stagnan. Tingginya minat investor tercermin dari nilai transaksi harian yang menyentuh angka Rp5,1 triliun dari volume 7,2 miliar saham.

Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 1,53 persen, disusul sektor transportasi yang tumbuh 1,33 persen. Di tengah sentimen bursa, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada pada kisaran Rp17.350.

Meski dibuka cerah, sejumlah analis memberikan catatan waspada terhadap potensi tekanan pasar. Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa posisi indeks saat ini masih berada dalam fase yang cukup rawan mengalami koreksi jangka pendek.

"Skenario terburuk menunjukkan IHSG berpotensi turun ke area 6.645 hingga 6.838. Namun dalam skenario terbaik, IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan untuk menguji level 7.212 sampai 7.418," ujar Herditya.

Herditya memetakan area support berada di level 6.838 dan 6.745, sementara level resistance diprediksi pada rentang 7.022 hingga 7.240. Di sisi lain, riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan peluang penguatan di rentang 6.950 sampai 7.160.

Terdapat beberapa saham yang layak dicermati untuk perdagangan hari ini. Beberapa emiten yang direkomendasikan antara lain PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Timah Tbk (TINS).

Secara khusus, Herditya Wicaksana memberikan rekomendasi tambahan meliputi PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA). Saham BIPI sendiri mencatat kenaikan 3,25 persen ke level 254 yang didukung oleh peningkatan volume pembelian.

Artikel terkait

Rekomendasi