IHSG 5 Mei 2026 Menguat ke Level 7.005 Meski Sempat Dibuka Melemah

IHSG 5 Mei 2026 Menguat ke Level 7.005 Meski Sempat Dibuka Melemah
Foto: Ilustrasi IHSG 5 Mei 2026 Menguat ke Level 7.005 Meski Sempat Dibuka Melemah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan pergerakan fluktuatif namun berhasil berbalik arah ke zona hijau pada Selasa, 5 Mei 2026.

Dilansir dari Money, data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks sempat dibuka melemah di level 6.968,57 pada pukul 09.00 WIB, turun dari penutupan sebelumnya di posisi 6.971,95.

Kondisi pasar segera berubah saat memasuki pukul 09.30 WIB, di mana IHSG justru menunjukkan penguatan hingga mencapai level 7.005,11.

Sepanjang pagi ini, indeks bergerak dalam rentang harga terendah 6.921,61 hingga mencapai posisi tertinggi pada angka 7.009,78.

Lalu lintas transaksi di lantai bursa terpantau cukup padat dengan volume perdagangan menyentuh angka 9,888 miliar lembar saham.

Nilai transaksi sementara tercatat berada di kisaran Rp 2,731 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 467,4 ribu kali transaksi.

Hingga saat ini, nilai kapitalisasi pasar berada di angka Rp 12,458 triliun dengan dominasi saham yang bergerak di jalur penguatan.

Tercatat sebanyak 311 saham mengalami kenaikan harga, sementara 263 saham melemah, dan 385 saham lainnya belum mengalami perubahan posisi.

Mayoritas saham yang berada di zona hijau menjadi motor penggerak utama yang mendorong kenaikan indeks pada sesi perdagangan pagi ini.

Peningkatan performa juga terlihat pada sejumlah indeks saham utama lainnya di Bursa Efek Indonesia dalam waktu yang bersamaan.

Indeks LQ45 terpantau mengalami kenaikan sebesar 0,88 persen ke posisi 680,49, diikuti oleh penguatan pada berbagai kelompok indeks lainnya.

Indeks KOMPAS100 mencatatkan pertumbuhan 0,73 persen ke level 947,09, sementara indeks IDX30 ikut terkerek naik 0,86 persen ke posisi 379,57.

Berbeda dengan laju indeks utama, kelompok saham syariah justru menunjukkan tren pelemahan tipis pada perdagangan hari ini.

Jakarta Islamic Index (JII) terpantau turun 0,05 persen ke posisi 179,46, disusul Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang terkoreksi 0,12 persen menjadi 251,30.

Artikel terkait

Rekomendasi