IHSG 17 April 2026 Ditutup Menguat ke 7.634, Saham NIRO dan DEFI Melonjak ARA

IHSG 17 April 2026 Ditutup Menguat ke 7.634, Saham NIRO dan DEFI Melonjak ARA
Foto: Ilustrasi IHSG 17 April 2026 Ditutup Menguat ke 7.634, Saham NIRO dan DEFI Melonjak ARA.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil berbalik arah ke zona hijau pada akhir pekan. Seperti diberitakan oleh Investortrust, indeks ditutup menguat sebesar 12,62 poin atau 0,17 persen ke level 7.634 pada Jumat (17/4/2026).

Sepanjang perdagangan, indeks saham bergerak pada rentang 7.613 hingga 7.673. Adapun total nilai transaksi yang terjadi di pasar modal tercatat mencapai Rp 13,94 triliun.

Laju penguatan indeks ditopang oleh performa positif sejumlah sektor. Beberapa di antaranya meliputi sektor properti, transportasi, infrastruktur, konsumen non-primer, industri, serta material dasar.

Di tengah penguatan indeks tersebut, beberapa saham mencatatkan lonjakan harga yang signifikan hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA). Saham NIRO memimpin dengan kenaikan 34,74 persen ke posisi Rp 256, disusul saham DEFI yang melesat 34,71 persen menjadi Rp 163.

Tren ARA ini juga diikuti oleh sejumlah emiten lainnya pada hari yang sama. Saham AGAR melonjak 25 persen ke level Rp 280, sedangkan GMTD meningkat 24,92 persen menuju Rp 1.905.

Selanjutnya, saham RISE menguat 24,61 persen menjadi Rp 2.380, WBSA naik 24,55 persen ke Rp 685, KETR bertambah 24,44 persen ke Rp 555, dan POLU terdongkrak 19,97 persen menjadi Rp 17.425.

Kilas Balik Performa IHSG Hari Sebelumnya

Kondisi ini berbanding terbalik dengan pergerakan pasar pada Kamis, di mana IHSG ditutup melemah tipis 2,21 poin atau 0,03 persen ke level 7.621. Pada hari tersebut, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 982,31 miliar.

Pelepasan saham oleh investor asing paling banyak terjadi pada saham BBCA sebesar Rp 369 miliar. Saham BBRI juga mencatatkan net sell senilai Rp 302,50 miliar, diikuti oleh saham BMRI dengan nilai Rp 160,01 miliar.

Koreksi indeks pada hari Kamis dipicu oleh pelemahan sektor material dasar, energi, konsumen primer, properti, dan infrastruktur. Sebaliknya, sektor transportasi, kesehatan, dan keuangan justru mengalami penguatan.

Walaupun indeks melemah tipis pada hari Kamis, beberapa saham tetap mencetak keuntungan maksimal hingga ARA. Saham DEFI tercatat naik 34,44 persen ke Rp 121, KRYA menguat 34,33 persen ke Rp 90, dan LABA melesat 34,19 persen menjadi Rp 157.

Selain itu, saham WBSA juga melonjak 25 persen menjadi Rp 550, BFIN naik 24,83 persen ke Rp 905, SMDM menguat 24,79 persen ke Rp 730, BIKE naik 24,55 persen ke Rp 685, SOTS bertambah 24,62 persen ke Rp 1.215, dan MLPT meningkat 19,96 persen menjadi Rp 29.150.

Artikel terkait

Rekomendasi