RS Polri Identifikasi 10 Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

RS Polri Identifikasi 10 Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Foto: Ilustrasi RS Polri Identifikasi 10 Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban kecelakaan antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Sebanyak 10 kantong jenazah yang dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati kini telah terverifikasi identitasnya secara lengkap.

Proses pencocokan data dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan akurasi identitas setiap korban sebelum dikembalikan kepada pihak keluarga. Dilansir dari Kompas, identifikasi ini mencakup pemeriksaan data primer dan sekunder yang ditemukan di lapangan maupun dari pihak rumah sakit.

Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Prima Heru, memberikan rincian mengenai penanganan jenazah yang masuk ke unit forensik sejak insiden terjadi.

"pihaknya menerima sepuluh kantong jenazah yang langsung diidentifikasi oleh tim DVI Polri." kata Brigjen Prima Heru, Kepala Rumah Sakit Polri.

Kepastian identitas para korban diperoleh setelah tim ahli melakukan serangkaian prosedur medis formal. Penyerahan jenazah kepada ahli waris segera dilakukan setelah seluruh proses administrasi dan medis dinyatakan tuntas oleh pihak kepolisian.

Verifikasi tersebut didasarkan pada temuan fisik yang melekat pada tubuh korban serta catatan kesehatan masa lalu yang berhasil dikumpulkan tim ahli.

"Seluruh jenazah telah teridentifikasi melalui pencocokan sidik jari, rekam medis, serta properti pribadi." ujar Brigjen Prima Heru, Kepala Rumah Sakit Polri.

Para korban kini telah dibawa oleh masing-masing keluarga untuk proses pemakaman setelah diserahkan secara resmi oleh otoritas rumah sakit.

Artikel terkait

Rekomendasi